Kalah Banyak, Putin Klaim Kiev Kehilangan 186 Tank dan 418 Kendaraan Lapis Baja

Sabtu, 17 Juni 2023 - 03:35 WIB
loading...
Kalah Banyak, Putin...
Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim Ukraina kehilangan 186 tank dan 418 kendaraan lapis baja. Foto/Russia Today
A A A
MOSKOW - Pasukan Ukraina telah melancarkan serangan balasan yang telah lama ditunggu-tunggu awal bulan ini setelah menimbun senjata NATO , termasuk tank berat Leopard dan kendaraan tempur Bradley. Namun serangan itu terhenti setelah menghadapi garis pertahanan Rusia yang dipersiapkan dengan baik.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Ukraina telah gagal mencapai tujuan strategis apapun di tengah serangan balasan yang sedang berlangsung. Bahkan, Kiev harus kehilangan ratusan tank dan kendaraan lapis baja.

"Di beberapa tempat pasukan Ukraina berhasil mencapai garis pertahanan pertama, di beberapa tempat tidak. Bukan itu pertanyaannya," kata Putin, berbicara kepada wartawan selama sesi pleno Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg pada hari Jumat waktu setempat.

“Pertanyaannya berkisar pada fakta bahwa mereka menggunakan apa yang disebut cadangan strategis mereka, yang terdiri dari beberapa komponen. Yang pertama dimaksudkan untuk menghancurkan pertahanan (Rusia), yang kedua menggunakan kekuatan untuk memperkuat pijakan mereka di wilayah. Mereka belum mencapai tujuan mereka di satu bagian depan. Ini yang penting," sambungnya.

Baca Juga: Putin: Ukraina Menderita Malapetaka, Korbannya 10 Kali Lebih Besar dari Rusia

“Kerugian mereka memang sangat besar, bahkan lebih dari sepuluh banding satu dibandingkan dengan tentara Rusia. Ini adalah fakta. Dari segi peralatan, kerugian meningkat setiap hari. Sampai hari ini, termasuk kehilangan 186 tank dan 418 kendaraan lapis baja dari berbagai kelas," tutur Putin seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (17/6/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Heidar-7, Kendaraan...
Heidar-7, Kendaraan Lapis Baja Iran Berkemampuan Mengerikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved