Mohammed Jadi Nama Pertama Paling Populer di Dunia

Kamis, 15 Juni 2023 - 21:14 WIB
loading...
A A A
Muhammad menduduki peringkat ke-10, naik empat tingkat dari tahun 2021. Nama tersebut terus naik di peringkat BabyCenter selama bertahun-tahun dan pertama kali masuk 100 besar pada tahun 2013.

“Keluarga Muslim sering memilih Muhammad untuk putra sulung untuk menghormati nabi dan membawa berkah bagi sang anak,” ujar Linda Murray, pemimpin redaksi global BabyCenter.

Dia menjelaskan, “Nama itu juga memiliki banyak ejaan, dan itu membantu sebuah nama masuk ke 10 besar.”

Liam adalah nama paling populer untuk anak laki-laki, mengalahkan Jackson, yang telah menghabiskan enam tahun berturut-turut di puncak daftar.

Sophia tetap No. 1 untuk anak perempuan, menandai satu dekade sebagai pilihan utama.

BabyCenter mengatakan datanya berasal dari hampir 600.000 orang tua yang membagikan nama bayi mereka dengan organisasi tersebut pada tahun 2019.

Pemeringkatannya juga menggabungkan nama-nama yang terdengar sama tetapi memiliki banyak ejaan (seperti Mohammad dan Muhammad).

Administrasi Jaminan Sosial juga memeringkat popularitas nama bayi menggunakan catatan semua bayi yang lahir di AS, tetapi agensi tersebut memperlakukan setiap ejaan unik sebagai nama yang terpisah.

Badan tersebut belum merilis daftarnya sendiri, tetapi data Jaminan Sosial menunjukkan Muhammad naik dari Nomor 620 pada tahun 2000 menjadi Nomor 345 pada tahun 2018. Badan tersebut tidak memasukkan variasi ejaan dalam peringkat tersebut.

Nama-nama asal Arab sedang naik daun, menurut BabyCenter. Saat Muhammad masuk 10 besar untuk anak laki-laki, Aaliyah masuk 10 besar untuk anak perempuan.

Isla, nama Skotlandia, juga naik 38 peringkat dari tahun 2021. Eleanor dan Miles diikat untuk nama pendakian tercepat kedua.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
AS Rilis Paspor Edisi...
AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya
Rekomendasi
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved