6 Politikus Transgender Membuat Sejarah di Dunia, Nomor 4 Wakil PM Belgia
Rabu, 14 Juni 2023 - 11:39 WIB
loading...
A
A
A
Tang merupakan menteri digital Taiwan. Dia ditunjuk sebagai menteri digital pada 2016. Dia menjadi orang termuda yang memegang jabatan menteri di Taiwan.
Tang mengatakan menegaskan identitas gendernya menginformasikan politiknya dengan memberinya pemahaman yang lebih besar tentang apa artinya menjadi rentan.
Sebagai seorang menteri, dia telah berjanji untuk memberikan akses preferensial ke kontrak pemerintah untuk usaha sosial.![6 Politikus Transgender Membuat Sejarah di Dunia, Nomor 4 Wakil PM Belgia]()
Foto/Wikipedia
Zambrano menduduki posisi sebagai anggota parlemen nasional Ekuador.
Dia merupakan tokoh LGBTQ kedua yang mencalonkan diri di Ekuador. Pada 1998, perlindungan dari diskriminasi untuk laki-laki gay dan lesbian dituliskan ke dalam konstitusi, tetapi tidak diperluas ke orang trans.
Zambrano, yang juga seorang aktivis selama lebih dari dua dekade, mengaku masih menerima ancaman pembunuhan atas pekerjaannya.
“Saya terus memperjuangkan hak-hak LGBT karena meskipun saya tidak mendapatkan manfaat dari hak-hak tersebut, generasi lain dapat hidup tanpa diskriminasi atau kekerasan,” tulisnya di situs hak asasi manusia Frontline Defenders pada tahun 2015.
Tang mengatakan menegaskan identitas gendernya menginformasikan politiknya dengan memberinya pemahaman yang lebih besar tentang apa artinya menjadi rentan.
Sebagai seorang menteri, dia telah berjanji untuk memberikan akses preferensial ke kontrak pemerintah untuk usaha sosial.
6. Diane Marie Rodriguez Zambrano

Foto/Wikipedia
Zambrano menduduki posisi sebagai anggota parlemen nasional Ekuador.
Dia merupakan tokoh LGBTQ kedua yang mencalonkan diri di Ekuador. Pada 1998, perlindungan dari diskriminasi untuk laki-laki gay dan lesbian dituliskan ke dalam konstitusi, tetapi tidak diperluas ke orang trans.
Zambrano, yang juga seorang aktivis selama lebih dari dua dekade, mengaku masih menerima ancaman pembunuhan atas pekerjaannya.
“Saya terus memperjuangkan hak-hak LGBT karena meskipun saya tidak mendapatkan manfaat dari hak-hak tersebut, generasi lain dapat hidup tanpa diskriminasi atau kekerasan,” tulisnya di situs hak asasi manusia Frontline Defenders pada tahun 2015.
(ahm)
Lihat Juga :