Kocar-kacir Dihajar Rusia, Ukraina Tuntut Lebih Banyak Tank dari Jerman
Senin, 12 Juni 2023 - 21:44 WIB
loading...
A
A
A
Secara total, Jerman telah mengirim 40 IFV jenis ini ke Ukraina, sambil berjanji memasok 20 unit lagi dalam waktu dekat.
Permintaan tersebut disambut baik beberapa politisi Jerman, termasuk anggota parlemen Roderich Kiesewetter dan Marcus Faber, yang menyatakan pengiriman ini dapat membantu Ukraina menutupi kerugian mereka.
Komentar Melnik muncul setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengkonfirmasi pada Jumat bahwa Kiev telah memulai serangan balasannya yang sangat digembar-gemborkan, yang sejauh ini hanya mengakibatkan pasukan Ukraina mengalami kerugian besar.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tampaknya meremehkan subjek tersebut, hanya mengatakan "tindakan serangan balik dan defensif sedang berlangsung di Ukraina". Dia menolak menjelaskan lebih lanjut.
Saat pertempuran terus berkecamuk antara Moskow dan Kiev, pekan lalu Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan telah menghancurkan total tujuh tank Leopard Jerman dalam beberapa bentrokan terpisah.
Rusia juga menghancurkan beberapa kendaraan lapis baja berat dan kendaraan tempur infanteri lainnya.
Permintaan tersebut disambut baik beberapa politisi Jerman, termasuk anggota parlemen Roderich Kiesewetter dan Marcus Faber, yang menyatakan pengiriman ini dapat membantu Ukraina menutupi kerugian mereka.
Komentar Melnik muncul setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengkonfirmasi pada Jumat bahwa Kiev telah memulai serangan balasannya yang sangat digembar-gemborkan, yang sejauh ini hanya mengakibatkan pasukan Ukraina mengalami kerugian besar.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tampaknya meremehkan subjek tersebut, hanya mengatakan "tindakan serangan balik dan defensif sedang berlangsung di Ukraina". Dia menolak menjelaskan lebih lanjut.
Saat pertempuran terus berkecamuk antara Moskow dan Kiev, pekan lalu Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan telah menghancurkan total tujuh tank Leopard Jerman dalam beberapa bentrokan terpisah.
Rusia juga menghancurkan beberapa kendaraan lapis baja berat dan kendaraan tempur infanteri lainnya.
(sya)
Lihat Juga :