Wilayah Kherson Rusia Akui Ukraina sebagai Bahasa Resmi

Senin, 12 Juni 2023 - 17:21 WIB
loading...
Wilayah Kherson Rusia...
Orang-orang mengantre di kantor pemerintah daerah di Wilayah Kherson, 28 Februari 2023. Foto/Sputnik/Aleksey Maishev
A A A
KHERSON - Gubernur Wilayah Kherson Rusia Vladimir Saldo mengumumkan Ukraina dan Tatar Crimea dapat digunakan sebagai bahasa resmi di wilayah tersebut, selain bahasa Rusia.

Mengomentari pada Minggu, Vladimir Saldo mengatakan, “Warga Rusia memiliki hak untuk pilihan bahasa yang bebas dalam komunikasi, pengasuhan, budaya, dan seni."

“Melindungi nilai-nilai budaya, spiritual, dan sejarah masyarakat adalah salah satu prioritas pemerintah di Wilayah Kherson dan secara lebih luas di seluruh Rusia,” ungkap Saldo dalam posting Telegram, di mana dia menerbitkan teks keputusannya tentang penggunaan bahasa resmi.

Berdasarkan keputusan tersebut, pejabat publik dan lembaga pemerintah dapat memilih salah satu dari tiga bahasa untuk komunikasi resmi.

Penduduk di wilayah tersebut juga dapat memilih dengan bebas, dan dapat mengajukan permintaan kepada pejabat publik dalam salah satu dari tiga bahasa tersebut dan meminta jawaban dalam bahasa yang sama.

“Dalam hal pejabat publik tidak dapat memberikan jawaban dalam bahasa yang ditentukan, tanggapan akan diberikan dalam bahasa Rusia,” ungkap dekrit tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Trump Sebut Sistem Pemilu...
Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia
Rekomendasi
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
Berita Terkini
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved