7 Anggota ASEAN yang Mempunyai Hubungan Diplomasi dengan Israel, Nomor 5 Jadi Pemasok Tenaga Kerja Terbanyak

Sabtu, 10 Juni 2023 - 13:16 WIB
loading...
A A A
Menanggapi krisis Rohingya, Israel telah menghentikan penjualan peralatan militer ke Myanmar.

Baca Juga: 3 Teori yang Menjelaskan Penyebab Hancurnya Bendungan Nova Kakhovka

5. Filipina

Hubungan pertahanan dan ekonomi Israel yang kuat dengan Filipina dimulai pada 1947, ketika Filipina adalah satu-satunya negara Asia yang memberikan suara di PBB untuk mendukung pembentukan negara tersebut.

Perdagangan bilateral tahunan mencapai USD175 juta (per 2016), dan 23.500 orang Filipina melakukan perjalanan ke Israel untuk pariwisata dan bekerja pada tahun 2017.

Pekerja Filipina terdiri antara 30.000 – 50.000 dari perkiraan 300.000 total tenaga kerja ekspatriat di Israel.

6. Kamboja

7 Anggota ASEAN yang Mempunyai Hubungan Diplomasi dengan Israel, Nomor 5 Jadi Pemasok Tenaga Kerja Terbanyak

Foto/Reuters

Hubungan diplomatik resmi antara Kamboja dan Israel dimulai pada tahun 1960. Dua belas tahun kemudian, Kamboja menjadi negara Asia pertama yang membuka kedutaan di Yerusalem. Namun, setelah jatuhnya Phnom Penh ke tangan Khmer Merah dan konflik bersenjata negara itu, jembatan antara negara Asia Tenggara ke Timur Tengah putus.

Baru pada tahun 1993, dua tahun setelah Perjanjian Perdamaian Paris, kedua negara memulihkan hubungan resmi. Saat ini, tanpa kedutaan atau konsulat di Phnom Penh, kedutaan Israel di Bangkok menangani urusan luar negeri dan hal-hal yang berkaitan dengan Kamboja. Berbasis di ibu kota Kamboja, Kamar Dagang Israel-Kamboja (CICC) juga berperan aktif dalam penyemenan jembatan tersebut.

7. Laos

7 Anggota ASEAN yang Mempunyai Hubungan Diplomasi dengan Israel, Nomor 5 Jadi Pemasok Tenaga Kerja Terbanyak

Foto/Reuters

Nadav Eshcar, mantan Duta Besar Israel untuk Laos dan Vietnam, mengakhiri misi diplomatik lima tahunnya di wilayah tersebut, dia berbicara dengan Laotian Times untuk membahas hubungan yang menghangat antara Israel dan Laos.

“Ada banyak potensi untuk pengembangan hubungan antara Laos dan Israel di berbagai bidang,” ujar Eshcar. Dia mulai dengan mencatat bahwa Israel dan Laos terpisah secara geografis dan terletak di lingkungan yang sangat berbeda; Israel adalah negara gurun yang kering, sedangkan Laos bergunung-gunung dan kaya akan sumber daya air.

Di Israel, di mana kelangkaan air mempersulit produksi makanan, inovasi berorientasi efisiensi, seperti irigasi tetes, telah terbukti sebagai metode yang berguna untuk menghemat air. Para ahli dan ilmuwan Israel telah mengembangkan teknologi inovatif untuk membantu pertanian berkelanjutan di iklim yang keras di Israel. Teknik-teknik tersebut kemungkinan besar akan membantu negara-negara lain dalam merespon kondisi perubahan iklim global.

“Saya sangat percaya bahwa teknologi Israel dapat digunakan untuk kepentingan Laos. Mereka dapat membuat pekerjaan pertanian di Laos lebih berhasil,” katanya. Bidang kerja sama penting lainnya antara Israel dan Laos adalah penyediaan pelatihan kejuruan pertanian bagi siswa Laos, dengan program-program yang meliputi agronomi serta manajemen bisnis dan pemasaran bagi para petani.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Berita Terkini
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Infografis
5 Negara Anggota NATO...
5 Negara Anggota NATO dengan Jumlah Tentara Terbanyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved