Ada Opsi 41 Jet Tempur F/A-18 Hornet Australia Dikirim ke Ukraina

Rabu, 07 Juni 2023 - 02:02 WIB
loading...
Ada Opsi 41 Jet Tempur...
Amerika Serikat, Australia, dan Ukraina sedang membahas opsi mengirim 41 jet tempur F/A-18 Hornet Canberra ke Kyiv untuk melawan invasi Rusia. Foto/RAAF
A A A
SYDNEY - Australia, Amerika Serikat (AS), dan Ukraina sedang mendiskusikan pengiriman 41 jet tempur F/A-18 Hornet Canberra ke Kyiv untuk membantu melawan invasi Rusia.

Puluhan jet tempur itu merupakan pesawat bekas atau telah pensiun, dan mengirim ke Ukraina menjadi opsi daripada mengirimnya ke tumpukan sampah seperti yang direncanakan awal atau dijual kembali ke Amerika.

The Australian Financial Review, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut, melaporkan pada Selasa (6/6/2023) bahwa AS—yang baru-baru ini memberikan izin kepada sekutu Barat lainnya untuk memasok Ukraina dengan jet tempur canggih, termasuk F-16 buatan AS—cenderung mendukung gagasan untuk memberi Ukraina F/A-18.

Puluhan pensiunan F/A-18 tersebut saat ini berada di pangkalan Williamtown Angkatan Udara Australia (RAAF) di luar Newcastle.

Baca juga: Zelensky: Ukraina Akan Terima Jet Tempur F-16 dalam Jumlah Signifikan

Persetujuan Washington diperlukan karena memiliki kekayaan intelektual pada jet yang telah dipensiunkan oleh RAAF dan yang digantikan oleh jet tempur siluman F-35, di mana Canberra memesan 72 unit.

Selain mengirim ke Ukraina, opsi lain untuk pensiunan puluhan jet tempur F/A-18 Hornet Australia adalah opsi dihapus atau dijual ke perusahaan penerbangan sektor swasta, RAVN Aerospace, untuk digunakan di AS sebagai "musuh" bagi penerbang militer dalam latihan.

Robert Potter, seorang pakar keamanan Australia yang menasihati pemerintah Ukraina, mengonfirmasi bahwa negosiasi sedang berlangsung, tetapi kesepakatan khusus belum diselesaikan.

“Namun, Amerika Serikat dan Ukraina memiliki minat aktif dan khusus dalam akuisisi pesawat tempur generasi keempat untuk Angkatan Udara Ukraina,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang PK Hari Ini, Bakal Hadir di PN Jaksel?
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved