Rusia Sambut Baik Rencana Perdamaian Indonesia, Ukraina Mencak-mencak

Senin, 05 Juni 2023 - 18:17 WIB
loading...
Rusia Sambut Baik Rencana...
Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Andrey Rudenko. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Andrey Rudenko menegaskan Moskow menghargai setiap prakarsa negara lain untuk mencapai perdamaian, saat menanggapi usulan Indonesia untuk gencatan senjata di Ukraina.

Kiev telah menolak rencana tersebut, mencapnya sebagai menguntungkan Rusia. Bukannya menghargai, Ukraina murka dengan ide dari Indonesia itu.

“Kami menyambut baik upaya semua negara yang ditujukan untuk penyelesaian konflik ini secara damai,” ujar diplomat senior Rusia itu kepada TASS pada Senin (5/6/2023), ketika ditanya tentang gagasan Indonesia tersebut.

Dia menambahkan, pihaknya belum menerima proposal resmi dari mitranya di Indonesia, tetapi telah membaca laporan media tentang hal itu.

Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto menguraikan inisiatif perdamaian Sabtu lalu selama konferensi keamanan Dialog Shangri-La di Singapura.

Inisiatif itu melibatkan penghentian permusuhan aktif, pengerahan pasukan penjaga perdamaian PBB untuk memisahkan pasukan Rusia dan Ukraina, dan mengorganisir referendum baru di beberapa wilayah yang diperebutkan untuk memungkinkan orang yang tinggal di sana menentukan nasib sendiri.

Kiev menolak keras peta jalan Indonesia dan menegaskan kembali permintaannya agar pasukan Rusia ditarik dari semua wilayah yang diklaim berada di bawah kedaulatannya.

Tahun lalu, ketika empat bekas wilayah Ukraina memilih memisahkan diri dari negara itu dan bergabung dengan Rusia, pemerintah Ukraina menolak referendum itu sebagai “palsu.”

“Gencatan senjata tanpa penarikan pasukan Rusia dari Ukraina akan memungkinkan Rusia mendapatkan waktu, berkumpul kembali, membentengi wilayah pendudukan dan mengumpulkan pasukan untuk gelombang agresi baru,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina Oleg Nikolenko.

Baca juga: Mantan Dokter Gedung Putih: Kesehatan Biden Masalah Keamanan Nasional

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah bersikeras satu-satunya cara maju yang dapat diterima adalah yang ia tetapkan dalam apa yang disebutnya "rencana perdamaian", yang bermuara pada Moskow yang mengakui kekalahan dan membayar ganti rugi, dengan komunitas internasional menawarkan program bantuan yang murah hati kepada Ukraina.

Kiev telah melarang pembicaraan dengan Rusia selama Vladimir Putin tetap menjadi presidennya.

Amerika Serikat dan sekutunya, yang membiayai pemerintah Ukraina saat menghadapi Rusia, telah mengklaim waktu untuk pembicaraan damai mungkin datang hanya setelah negara klien mereka memperoleh "posisi yang lebih kuat" dengan mencapai keberhasilan medan perang menggunakan senjata yang disediakan Barat.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved