Konflik AS-China Menuju Klimaks Perang Dingin
Jum'at, 24 Juli 2020 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
Perang dingin antara AS-China akan menambah beban anggaran bagi kedua negara. Konflik itu juga bisa berdampak pada proxy war di negara lain yang membangun afiliasi bagi kedua negara besar itu. Ketegangan tersebut sebenarnya bisa ditangani dengan negosiasi dan diplomasi yang jitu. “Namun, pendekatan yang salah bisa memicu konfrontasi sehingga banyak pihak harus hati-hati dengan apa yang diinginkan oleh kedua negara tersebut,” ungkap John Kemp, analis politik AS-China, dilansir Reuters.
Tudingan spionase ekonomi yang dilakukan China memang menjadi motivasi utama bagi AS. Tapi, banyak ketegangan lain dengan Beijing dalam sejumlah front. “Tidak diragukan lagi kalau spionase menjadi ancaman bagi AS,” kata Abraham Denmark, Direktur Program Anak di Kissinger Institute dan The Wilson Center. Namun, dia mempertanyakan penutupan konsulat di Houston akan menyelesaikan masalah. (Lihat videonya: Untuk Kedua Kalinya Seorang ibu Muda Tega Menjual Bayinya)
Kemenlu China menepis tuduhan AS dan mengancam akan menutup Konjen AS di Wuhan. (Andika H Mustaqim)
Tudingan spionase ekonomi yang dilakukan China memang menjadi motivasi utama bagi AS. Tapi, banyak ketegangan lain dengan Beijing dalam sejumlah front. “Tidak diragukan lagi kalau spionase menjadi ancaman bagi AS,” kata Abraham Denmark, Direktur Program Anak di Kissinger Institute dan The Wilson Center. Namun, dia mempertanyakan penutupan konsulat di Houston akan menyelesaikan masalah. (Lihat videonya: Untuk Kedua Kalinya Seorang ibu Muda Tega Menjual Bayinya)
Kemenlu China menepis tuduhan AS dan mengancam akan menutup Konjen AS di Wuhan. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Lihat Juga :