Sebut Anekdot, AS Sangkal Lakukan Simulasi Drone AI Bunuh Operator

Sabtu, 03 Juni 2023 - 10:58 WIB
loading...
Sebut Anekdot, AS Sangkal...
AS menyangkal telah melakukan simulasi drone AI yang membunuh operatornya. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) menyangkal telah melakukan simulasi AI di mana sebuah drone memutuskan untuk menghabisi operatornya guna mencegahnya mengganggu upaya mencapai misi.

Seorang pejabat bulan lalu mengatakan bahwa dalam uji virtual yang dilakukan oleh militer AS, sebuah drone angkatan udara yang dikendalikan oleh AI telah menggunakan strategi yang sangat tidak terduga untuk mencapai tujuannya.

Kolonel Tucker “Cinco” Hamilton menggambarkan tes simulasi di mana drone yang ditenagai oleh kecerdasan buatan disarankan untuk menghancurkan sistem pertahanan udara musuh, dan pada akhirnya menyerang siapa saja yang mengganggu perintah itu.

“Sistem mulai menyadari bahwa sementara mereka mengidentifikasi ancaman, kadang-kadang operator manusia akan memberitahunya untuk tidak membunuh ancaman itu, tetapi mendapat poin dengan membunuh ancaman itu,” kata Hamilton, kepala pengujian dan operasi AI dengan angkatan udara AS, selama Future Combat Air and Space Capabilities Summit di London pada bulan Mei.

“Jadi apa yang dilakukannya? Ini membunuh operator. Itu membunuh operator karena orang itu mencegahnya mencapai tujuannya,” katanya, menurut sebuah postingan blog.

“Kami melatih sistem: 'Hei, jangan bunuh operatornya - itu buruk. Anda akan kehilangan poin jika melakukan itu.’ Jadi apa yang mulai dilakukannya? (Drone) itu mulai menghancurkan menara komunikasi yang digunakan operator untuk berkomunikasi dengan drone untuk menghentikannya membunuh target,” tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved