Sosok Vera Putina, Wanita Georgia yang Mengaku Ibu Kandung Vladimir Putin
Sabtu, 03 Juni 2023 - 02:56 WIB
loading...
A
A
A
“Dia menyukai dongeng Rusia dan bahasa Rusia adalah subjek favoritnya,” katanya. “Dia juga suka memancing dan gulat.”
Ketika Vera menikahi Giorgi Osepahvili, seorang tentara Georgia, yang dengannya dia memiliki anak lain, Giorgi bersikeras agar Vera meninggalkan anak sulungnya. Jadi Vera mengirimnya, yang saat itu berusia sembilan tahun, untuk tinggal bersama orang tuanya di Rusia.
Namun, setahun kemudian, kakek bocah itu membawanya ke panti asuhan.
Vera kemudian menduga bahwa "orang tua" Putin asal St Petersburg, yang keduanya berusia 40-an tahun ketika Putin lahir, telah mengadopsi putranya.
Vera entah bagaimana mengetahui bahwa putranya telah bergabung dengan KGB, tetapi mengira dia tidak akan pernah melihatnya lagi. Tetapi pada tahun 1999, menonton laporan berita tentang perdana menteri Rusia yang baru diangkat di televisi barunya, dia langsung mengenali Vladimir Putin sebagai putranya karena dia "berjalan seperti bebek".
Klaim bahwa Kremlin berusaha menyembunyikan ceritanya mendapat daya tarik dari fakta bahwa dua jurnalis yang berencana untuk mewawancarainya meninggal dalam keadaan misterius.
Jurnalis yang pertama, Artyom Borovik dari Rusia, seorang kritikus Kremlin terkemuka yang saat itu sedang mengerjakan film dokumenter tentang masa kecil Putin, meninggal dalam kecelakaan pesawat di Bandara Internasional Sheremetyevo pada 9 Maret 2000.
Ketika Vera menikahi Giorgi Osepahvili, seorang tentara Georgia, yang dengannya dia memiliki anak lain, Giorgi bersikeras agar Vera meninggalkan anak sulungnya. Jadi Vera mengirimnya, yang saat itu berusia sembilan tahun, untuk tinggal bersama orang tuanya di Rusia.
Namun, setahun kemudian, kakek bocah itu membawanya ke panti asuhan.
Vera kemudian menduga bahwa "orang tua" Putin asal St Petersburg, yang keduanya berusia 40-an tahun ketika Putin lahir, telah mengadopsi putranya.
Vera entah bagaimana mengetahui bahwa putranya telah bergabung dengan KGB, tetapi mengira dia tidak akan pernah melihatnya lagi. Tetapi pada tahun 1999, menonton laporan berita tentang perdana menteri Rusia yang baru diangkat di televisi barunya, dia langsung mengenali Vladimir Putin sebagai putranya karena dia "berjalan seperti bebek".
Klaim bahwa Kremlin berusaha menyembunyikan ceritanya mendapat daya tarik dari fakta bahwa dua jurnalis yang berencana untuk mewawancarainya meninggal dalam keadaan misterius.
Jurnalis yang pertama, Artyom Borovik dari Rusia, seorang kritikus Kremlin terkemuka yang saat itu sedang mengerjakan film dokumenter tentang masa kecil Putin, meninggal dalam kecelakaan pesawat di Bandara Internasional Sheremetyevo pada 9 Maret 2000.
Lihat Juga :