Polandia Tegaskan Tak akan Pasok Jet Tempur F-16 ke Ukraina

Jum'at, 02 Juni 2023 - 15:02 WIB
loading...
Polandia Tegaskan Tak...
Jet tempur F-16 bermanuver di udara. Foto/REUTERS
A A A
WARSAWA - Warsawa tidak memiliki cukup jet F-16 atau sistem pertahanan udara Patriot untuk dikirim ke Ukraina, tetapi negara lain harus segera melakukannya.

Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki menegaskan hal itu kepada wartawan, Kamis (1/6/2023).

“Kami memiliki terlalu sedikit pesawat F-16, jadi saat ini, hari ini, tidak ada harapan seperti itu dari kami,” ujar Morawiecki pada konferensi pers di Castle Mimi, Moldova, pada hari pertama KTT Komunitas Politik Eropa, menurut ke Radio Polsky.

Angkatan Udara Polandia resmi memiliki 48 pesawat tempur F-16, 12 di antaranya merupakan varian latih.

Mereka telah memesan 48 jet ringan Golden Eagle dari Korea Selatan dan 32 F-35 dari AS, tetapi belum dikirim.

“Kami menyerahkan MiG kami, pesawat bagus, pesawat tempur bagus, dan ini sangat dihargai,” tambah PM Polandia.

Baca juga: Lukhasenko: Barat Rencanakan Kudeta di Belarusia

Polandia mengikuti Slovakia dalam mengirimkan Ukraina beberapa dari 19 jet MiG-29 era Soviet untuk menutupi kerugian Kiev selama setahun terakhir.

Morawiecki juga mencatat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berterima kasih kepadanya karena mengorganisir "koalisi" F-16, merujuk pada dorongan beberapa anggota NATO untuk memasok Kiev dengan pesawat tempur yang dirancang AS.

Sementara banyak negara, termasuk Polandia, telah menawarkan melatih pilot Ukraina, masih belum jelas dari mana asal pesawat itu nantinya.

PM Polandia juga membawa kabar buruk bagi Kiev terkait penggantian sistem pertahanan udara Patriot yang rusak atau hancur akibat serangan rudal Rusia.

“Sama seperti kami tidak memiliki cukup pesawat tempur F-16, kami tidak dapat menyerahkan sistem Patriot kami ke Ukraina karena alasan yang sama,” papar Morawiecki.

Dia menambahkan, “Penting bagi negara lain yang memiliki Patriot untuk berbagi dengan Ukraina secepat mungkin.”

Patriot dan F-16 adalah senjata “pengubah permainan” terbaru yang diminta Kiev dari Barat untuk meningkatkan kemampuan tempur pasukannya melawan Rusia, terutama mengingat rencana serangan balasannya.

Pemerintah Ukraina telah menerima tank Leopard Jerman dan Challenger Inggris, peluncur roket HIMARS buatan AS, berbagai artileri NATO yang ditarik dan digerakkan sendiri, serta roket anti-tank dan anti-pesawat portabel.

Polandia, telah menjadi pusat pasokan senjata ke Ukraina dari negara lain dan tempat pelatihan bagi tentara Ukraina.

AS dan UE juga telah memberikan bantuan keuangan langsung ke Kiev untuk menjaga agar pemerintahannya tetap berfungsi.

Rusia telah memperingatkan bantuan militer ke Kiev membuat negara-negara Barat secara de facto terlibat langsung dalam konflik.

Moskow mengatakan sistem senjata asing akan diperlakukan sebagai target yang sah di medan perang.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved