8 Alasan Kosovo Akan Jadi Medan Perang Baru di Eropa

Jum'at, 02 Juni 2023 - 12:36 WIB
loading...
A A A
Perselisihan, yang telah berlangsung setidaknya dalam beberapa tahun terakhir, bermuara pada keinginan Kosovo untuk meningkatkan pengaruh terhadap mayoritas etnis Serbia yang terkonsentrasi di bagian utara negara itu. Serbia, tetangga Kosovo, tidak mengakui kemerdekaan Kosovo dan menentang langkah tersebut.

Orang Serbia Kosovo secara khusus bereaksi terhadap tindakan baru yang mengharuskan mereka menggunakan pelat nomor mobil yang dikeluarkan Kosovo. Para pengunjuk rasa memblokir jalan-jalan di dekat perbatasan. Barikade didirikan. Spekulasi menyebar tentang perusuh yang menembaki polisi Kosovo - tetapi kemudian dipastikan tidak ada korban luka.

3. Memperebutkan Danau

Gazivode atau Danau Ujman merupakan bagian dari perselisihan yang sedang berlangsung antara kedua negara. Danau itu pernah berganti nama menjadi Trump Lake pada 2020 ketika mantan presiden AS itu terlibat.

Baca Juga: 4 Fakta Negara Serbia, Pecahan Yugoslavia yang Tengah Bersitegang dengan Kosovo

4. Eropa Tidak Serius Mendorong Negosiasi

Penyebab utama ketegangan tersebut secara luas diyakini sebagai kemunduran terus-menerus dari dialog yang difasilitasi Uni eropa antara Kosovo dan Serbia. Padahal, dialog sudah diluncurkan pada 2011 tepatnya untuk mengatasi masalah teknis yang belum terselesaikan seperti pelat nomor atau saling pengakuan ijazah universitas.

“Sejak September tahun lalu, kedua belah pihak telah mencoba untuk menyelesaikan rincian perjanjian pelat nomor dalam dialog Brussels dan gagal melakukannya,” kata Emini.

5. Campur Tangan Uni Eropa

8 Alasan Kosovo Akan Jadi Medan Perang Baru di Eropa

Foto/Reuters

Di Kosovo, Perdana Menteri Albin Kurti mulai menjabat pada 2021, memenangkan pemilihan dengan suara mayoritas sebagai pemimpin partai Vetëvendosje, yang dikenal karena mengkritik pengaruh besar kelompok internasional terhadap urusan dalam negeri negara tersebut. Sejak mengambil alih, Kurti mengambil pendekatan yang lebih konfrontatif daripada banyak pendahulunya di Uni Eropa dan Serbia.

“Pemerintah saat ini mengkampanyekan gagasan bahwa dialog itu pada dasarnya asimetris, bahwa lebih banyak yang diharapkan dari Kosovo daripada dari Serbia,” kata Ramadan Ilazi, kepala penelitian di Pusat Kajian Keamanan Kosovo. Kurti juga lebih tegas terhadap etnis minoritas Serbia di negara itu, yang terkonsentrasi di kantong-kantong utara.

Mata uang Serbia masih banyak digunakan di daerah-daerah tersebut dan Beograd terus membiayai sistem kesehatan dan pendidikan mereka. Banyak penduduk di sana hanya memiliki kewarganegaraan Serbia, bahkan saat tinggal di wilayah Kosovo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved