Rudal-rudal Rusia Serang Ibu Kota Ukraina, 3 Orang Tewas

Kamis, 01 Juni 2023 - 17:44 WIB
loading...
Rudal-rudal Rusia Serang...
Rudal-rudal Rusia kembali menyerang Ibu Kota Ukraina, Kyiv, pada Rabu malam. Tiga orang tewas. Foto/KMVA
A A A
KYIV - Tiga orang tewas, termasuk seorang gadis berusia 11 tahun, dalam serangan rudal Rusia pada Rabu malam di Ibu Kota Ukraina, Kyiv.

Rusia telah menjadikan Kyiv sebagai target serangan udara reguler dengan rudal dan drone dalam beberapa hari terakhir.

Serangan terbaru, di mana 11 orang lainnya dilaporkan terluka, terjadi di distrik Desnyanskyi dan Dniprovskyi timur.

Tiga korban tewas, seperti dikutip BBC, Kamis (1/6/2023), adalah wanita 33 tahun, gadis 11 tahun, dan ibu gadis tersebut—yang berusia 34 tahun.

Informasi sebelumnya dari pejabat Ukraina melaporkan bahwa dua anak telah meninggal, tetapi informasi itu telah direvisi.

Baca Juga: Ukraina Dilaporkan Hancurkan Otak Sistem Rudal S-400 Rusia dengan HIMARS Amerika

Ini adalah serangan udara keempat Rusia minggu ini, dan terjadi setelah 17 serangan diluncurkan di ibu kota Ukraina sepanjang Mei.
Sebagian besar serangan diluncurkan pada malam hari, meskipun setidaknya satu terjadi pada siang hari.

Gambar yang dibagikan oleh otoritas militer Ukraina menunjukkan tim penyelamat merawat orang-orang. Beberapa bangunan juga terlihat rusak.

Dalam sejumlah postingan dini hari di Telegram, Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan serangkaian ledakan telah terjadi di kota itu, dan penyelamat telah menangani puing-puing yang berjatuhan dan kebakaran.

Sementara itu, para pejabat yang didukung Rusia di wilayah Luhansk, timur Ukraina, mengatakan lima orang telah tewas dan 19 lainnya terluka oleh serangan Ukraina di sebuah peternakan unggas pada hari Rabu.

Sementara itu, pada Kamis pagi, gubernur wilayah Belgorod di Rusia, Vyacheslav Gladkov, mengatakan sedikitnya dua orang terluka dalam serangan di kota Shebekino. Dia menuduh pasukan Ukraina sebagai pelaku serangan.

"Malam kembali menegangkan bagi Shebekino. Pasukan Ukraina menembaki kota selama satu jam," tulis Gladkov di saluran Telegramnya.

Dalam beberapa minggu terakhir, Rusia—yang meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina sejak Februari 2022—telah menggunakan drone kamikaze serta berbagai rudal jelajah dan balistik untuk menyerang sasaran di Ukraina.

Kyiv telah menjadi sasaran berat, dan para analis percaya bahwa Moskow sedang mencoba untuk menguras dan merusak pertahanan udara Ukraina menjelang serangan balasan yang telah direncanakan oleh pemerintah Ukraina selama berbulan-bulan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved