Negara Baltik Ini Dipimpin Presiden Gay, Pertama di Uni Eropa

Kamis, 01 Juni 2023 - 02:33 WIB
loading...
Negara Baltik Ini Dipimpin...
Edgar Rinkevics terpilih menjadi Presiden Latvia. Foto/Reuters
A A A
RIGA - Parlemen Latvia memilih Edgars Rinkevics sebagai presiden negara Baltik itu berikutnya, setelah petahana Egils Levits memilih untuk tidak mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua. Rinkevics akan menjadi kepala negara homoseksual pertama dari negara anggota Uni Eropa (UE).

Perdana Menteri Latvia, Krisjanis Karins, mengumumkan bahwa Rinkevics muncul sebagai pemenang setelah tiga putaran pemungutan suara. Dia mendapatkan 52 suara dari 100 anggota Seimas, menurut laporan media di Riga seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (1/6/2023).

Pria berusia 49 tahun itu telah menjadi Menteri Luar Negeri Latvia sejak 2011. Dia mengungkapkan homoseksualitasnya pada 2014, pejabat senior pertama yang melakukannya di negara berpenduduk hampir 1,9 juta itu.

Rinkevics secara teknis adalah kepala negara Eropa kedua yang secara terbuka seorang gay. Perbedaan menjadi yang pertama jatuh pada Paolo Rondelli, yang menjabat sebagai kapten-bupati San Marino – sebuah kerajaan independen di semenanjung Italia – pada tahun 2022. Namun, San Marino bukan anggota UE, sementara Latvia bergabung dengan blok tersebut pada tahun 2004.

Baca Juga: Legislator Cantik dari Baltik Ini Ajudannya Seorang Penyihir

Kepala pemerintahan gay pertama yang terpilih secara terbuka di Uni Eropa adalah Perdana Menteri Belgia Elio Di Rupo pada tahun 2011. Xavier Bettel dari Luksemburg, yang terpilih pada tahun 2013, masih menjabat. Begitu juga dengan Leo Varadkar dari Irlandia, yang pertama kali terpilih pada tahun 2017.

Blok tersebut telah mendeklarasikan penegasan identitas LGBT sebagai salah satu “nilai fundamental” mereka, bertentangan dengan anggota seperti Hongaria dan Polandia atas undang-undang yang menjunjung tinggi keluarga tradisional. Menurut Bloomberg, parlemen Latvia belum memberikan suara pada RUU yang akan menyetujui pernikahan sipil antara pasangan sesama jenis.

Bersama dengan tetangganya di Baltik, Estonia dan Lituania, Latvia pernah menjadi bagian dari Kekaisaran Rusia hingga tahun 1918, dan Uni Soviet pada tahun 1940-1941, dan antara tahun 1945 dan 1991.

Republik Baltik itu bersikeras bahwa periode Soviet dianggap sebagai pendudukan ilegal, dan memuliakan mereka yang bekerja sama dengan Nazi Jerman sebagai patriot, sementara melarang perayaan kemenangan atas Reich Ketiga dan menghancurkan monumen dan kuburan Tentara Merah.

Baca Juga: Pipa Gas yang Menghubungkan Lithuania dan Latvia Meledak, Penduduk Dievakuasi
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved