Negara Baltik Ini Dipimpin Presiden Gay, Pertama di Uni Eropa
Kamis, 01 Juni 2023 - 02:33 WIB
loading...
A
A
A
Kepala pemerintahan gay pertama yang terpilih secara terbuka di Uni Eropa adalah Perdana Menteri Belgia Elio Di Rupo pada tahun 2011. Xavier Bettel dari Luksemburg, yang terpilih pada tahun 2013, masih menjabat. Begitu juga dengan Leo Varadkar dari Irlandia, yang pertama kali terpilih pada tahun 2017.
Blok tersebut telah mendeklarasikan penegasan identitas LGBT sebagai salah satu “nilai fundamental” mereka, bertentangan dengan anggota seperti Hongaria dan Polandia atas undang-undang yang menjunjung tinggi keluarga tradisional. Menurut Bloomberg, parlemen Latvia belum memberikan suara pada RUU yang akan menyetujui pernikahan sipil antara pasangan sesama jenis.
Bersama dengan tetangganya di Baltik, Estonia dan Lituania, Latvia pernah menjadi bagian dari Kekaisaran Rusia hingga tahun 1918, dan Uni Soviet pada tahun 1940-1941, dan antara tahun 1945 dan 1991.
Republik Baltik itu bersikeras bahwa periode Soviet dianggap sebagai pendudukan ilegal, dan memuliakan mereka yang bekerja sama dengan Nazi Jerman sebagai patriot, sementara melarang perayaan kemenangan atas Reich Ketiga dan menghancurkan monumen dan kuburan Tentara Merah.
Baca Juga: Pipa Gas yang Menghubungkan Lithuania dan Latvia Meledak, Penduduk Dievakuasi
Blok tersebut telah mendeklarasikan penegasan identitas LGBT sebagai salah satu “nilai fundamental” mereka, bertentangan dengan anggota seperti Hongaria dan Polandia atas undang-undang yang menjunjung tinggi keluarga tradisional. Menurut Bloomberg, parlemen Latvia belum memberikan suara pada RUU yang akan menyetujui pernikahan sipil antara pasangan sesama jenis.
Bersama dengan tetangganya di Baltik, Estonia dan Lituania, Latvia pernah menjadi bagian dari Kekaisaran Rusia hingga tahun 1918, dan Uni Soviet pada tahun 1940-1941, dan antara tahun 1945 dan 1991.
Republik Baltik itu bersikeras bahwa periode Soviet dianggap sebagai pendudukan ilegal, dan memuliakan mereka yang bekerja sama dengan Nazi Jerman sebagai patriot, sementara melarang perayaan kemenangan atas Reich Ketiga dan menghancurkan monumen dan kuburan Tentara Merah.
Baca Juga: Pipa Gas yang Menghubungkan Lithuania dan Latvia Meledak, Penduduk Dievakuasi
(ian)
Lihat Juga :