Penjaga Pantai Filipina Gelar Latihan Gabungan Pertama dengan AS dan Jepang

Senin, 29 Mei 2023 - 20:33 WIB
loading...
Penjaga Pantai Filipina...
Kapal Penjaga Pantai Filipina. Foto/MarineTraffic.com/mikeneko
A A A
MANILA - Penjaga pantai Filipina akan melakukan latihan gabungan pertama dengan Amerika Serikat (AS) dan Jepang di lepas pantai provinsi Bataan pada 1-7 Juni 2023.

Kantor Berita Filipina (PNA) milik negara melaporkan hal itu pada Senin (28/5/2023). Tiga kapal patroli Filipina, satu kapal AS dan satu kapal Jepang akan ambil bagian dalam latihan tersebut, menurut laporan tersebut.

Tujuan dari latihan tersebut adalah meningkatkan interaksi antara penjaga pantai di kedua sisi selama operasi laut bersama, termasuk melalui latihan komunikasi dan manuver, pelatihan patroli, serta misi pencarian dan penyelamatan.

"Penjaga Pantai AS dan Penjaga Pantai Jepang telah membantu kami dalam program pengembangan sumber daya manusia kami, khususnya dalam pelatihan penegakan hukum. Ini adalah kesempatan yang baik untuk berterima kasih dan menunjukkan kepada mereka apa yang dipelajari personel kami dari program mereka," ungkap Wakil Laksamana Filipina Rolando Punzalan, dikutip PNA.

“Selama latihan, para peserta akan melakukan simulasi mengejar kapal yang diduga terlibat dalam pembajakan laut,” papar laporan PNA.

Format latihan juga menyediakan kompetisi olahraga trilateral, pertukaran pengalaman untuk pertumbuhan profesional dan kegiatan bersama lainnya.

Baca juga: Perbandingan Kekuatan Militer Afghanistan dan Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Viral Kabar Kanye West...
Viral Kabar Kanye West Bakal Manggung di Jakarta Oktober 2026, Netizen Antusias War Tiket!
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved