Teheran Sebut Pemerintah Asing Terlibat Dalam Serangan Siber di Iran
Kamis, 23 Juli 2020 - 19:14 WIB
loading...
Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, pemerintah asing mungkin berada di belakang serangan siber baru-baru ini pada fasilitas Iran. Foto/REUTERS
A
A
A
TEHERAN - Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, pemerintah asing mungkin berada di belakang serangan siber baru-baru ini pada fasilitas Iran. Tetapi, Teheran mengecilkan kemungkinan serangan itu memiliki peran dalam serangkaian kebakaran dan ledakan di fasilitas militer dan instalasi lainnya.
Sejak akhir Juni, beberapa kebakaran atau ledakan telah dilaporkan di lokasi militer, industri dan nuklir di Iran serta di kilang minyak, pembangkit listrik, pabrik dan bisnis. Beberapa pejabat Iran mengatakan kebakaran di fasilitas nuklir Natanz mungkin disebabkan oleh serangan siber.
( Baca juga: Khamenei: Iran Tak Akan Pernah Lupakan Pembunuhan AS terhadap Jenderal Soleimani )
"Ada ribuan serangan siber pada infrastruktur negara setiap hari, yang bukan hal baru, sebagian besar dihadang oleh sistem pertahanan kita," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi.
"Dalam beberapa bulan terakhir, ada beberapa serangan siber dengan dimensi yang lebih luas, dan analisis teknis dan forensik telah mengidentifikasi pemerintah atau kelompok yang berada di balik serangan itu," sambungnya, tanpa menyebut nama mereka.
( Baca juga: BlackRock, Malware Android Baru yang Bisa Curi Data Pengguna )
Tetapi, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (23/7/2020), Mousavi juga mengatakan kebakaran di hutan, di kilang minyak dan lokasi lainnya adalah hal biasa di musim panas dan tidak terkait dengan serangan itu.
Sejak akhir Juni, beberapa kebakaran atau ledakan telah dilaporkan di lokasi militer, industri dan nuklir di Iran serta di kilang minyak, pembangkit listrik, pabrik dan bisnis. Beberapa pejabat Iran mengatakan kebakaran di fasilitas nuklir Natanz mungkin disebabkan oleh serangan siber.
( Baca juga: Khamenei: Iran Tak Akan Pernah Lupakan Pembunuhan AS terhadap Jenderal Soleimani )
"Ada ribuan serangan siber pada infrastruktur negara setiap hari, yang bukan hal baru, sebagian besar dihadang oleh sistem pertahanan kita," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi.
"Dalam beberapa bulan terakhir, ada beberapa serangan siber dengan dimensi yang lebih luas, dan analisis teknis dan forensik telah mengidentifikasi pemerintah atau kelompok yang berada di balik serangan itu," sambungnya, tanpa menyebut nama mereka.
( Baca juga: BlackRock, Malware Android Baru yang Bisa Curi Data Pengguna )
Tetapi, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (23/7/2020), Mousavi juga mengatakan kebakaran di hutan, di kilang minyak dan lokasi lainnya adalah hal biasa di musim panas dan tidak terkait dengan serangan itu.
(esn)
Lihat Juga :