Regulator Dunia Maya China Hapus 1,4 Juta Postingan di Media Sosial
Minggu, 28 Mei 2023 - 17:30 WIB
loading...
Regulator Dunia Maya China Hapus 1,4 Juta Postingan di Media Sosial. FOTO/Reuters
A
A
A
BEIJING - Regulator dunia maya China mengatakan, sekitar 1,4 juta postingan media sosial telah dihapus. Tindakan ini diambil setelah penyelidikan dua bulan atas dugaan kesalahan informasi, pencatutan ilegal, dan peniruan identitas pejabat negara.
Seperti dilaporkan Reuters, Cyberspace Administration of China (CAC) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Jumat (26/5/2023), bahwa pihaknya telah menutup 67.000 akun media sosial dan menghapus ratusan ribu postingan antara 10 Maret dan 22 Mei sebagai bagian dari kampanye "perbaikan" yang lebih luas.
Baca juga: AS: Hacker China Bisa Serang Jaringan Pipa Gas dan Sistem Kereta Api
Sejak 2021, China telah menargetkan miliaran akun media sosial dalam upaya untuk "membersihkan" dunia mayanya dan mempermudah kontrol pihak berwenang.
Tindakan keras terbaru menargetkan akun pada aplikasi media sosial China populer, termasuk WeChat, Douyin, dan Weibo. Ketiganya termasuk dalam kategori "self media," sebuah istilah yang secara luas mengacu pada akun yang menerbitkan berita dan informasi tetapi tidak dikelola pemerintah atau negara- disetujui.
Beijing sering menangkap warga dan menyensor akun karena menerbitkan atau membagikan informasi faktual yang dianggap sensitif atau kritis terhadap Partai Komunis, pemerintah atau militer, terutama ketika informasi tersebut menjadi viral.
Seperti dilaporkan Reuters, Cyberspace Administration of China (CAC) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Jumat (26/5/2023), bahwa pihaknya telah menutup 67.000 akun media sosial dan menghapus ratusan ribu postingan antara 10 Maret dan 22 Mei sebagai bagian dari kampanye "perbaikan" yang lebih luas.
Baca juga: AS: Hacker China Bisa Serang Jaringan Pipa Gas dan Sistem Kereta Api
Sejak 2021, China telah menargetkan miliaran akun media sosial dalam upaya untuk "membersihkan" dunia mayanya dan mempermudah kontrol pihak berwenang.
Tindakan keras terbaru menargetkan akun pada aplikasi media sosial China populer, termasuk WeChat, Douyin, dan Weibo. Ketiganya termasuk dalam kategori "self media," sebuah istilah yang secara luas mengacu pada akun yang menerbitkan berita dan informasi tetapi tidak dikelola pemerintah atau negara- disetujui.
Beijing sering menangkap warga dan menyensor akun karena menerbitkan atau membagikan informasi faktual yang dianggap sensitif atau kritis terhadap Partai Komunis, pemerintah atau militer, terutama ketika informasi tersebut menjadi viral.
Lihat Juga :