6 Strategi Oposisi Turki Menumbangkan Presiden Erdogan

Kamis, 25 Mei 2023 - 10:55 WIB
loading...
A A A
Pada kampanye pemilu presiden putaran kedua, Kilicdaroglu menuduh Erdogan mengizinkan 10 juta migran ilegal memasuki Turki. Dia memperingatkan jumlah migran di Turki bisa mencapai 30 juta. Tapi, data tersebut belum bisa dibuktikan kebenarannya.

Dia pun berulang kali menyerang Erdogan. "Erdogan tidak melindungi perbatasan dan kehormatan (Turki)," kata Kilicdaroglu, dilansir Al Jazeera.

Dalam berbagai baliho kampanye di berbagai kota di Turki menunjukkan gambar menunjukkan Kilicdaroglu yang tersenyum di samping slogan "Pengungsi Suriah akan pergi!"

3. Mengubah Citra

Sikap santun dan sopan Kilicdaroglu menunjukkan sebagai anti-tesis dari gaya bombastis Erdogan.

Selama kampanye, Kilicdaroglu memainkan citranya yang lebih sederhana. Dia menayangkan video di Twitter tentang dapurnya.

Dia menunjukkan lambang kampanyenya berbentuk tanda hati yang dibentuk dengan tangan, isyarat yang dilakukan pendukungnya pada aksi unjuk rasa.

Citra tersebut diubah pada kampanye pemilu presiden putaran kedua. Dia mencitrakan diri sebagai citra "kakek" yang menjadi "pemimpin tangguh", terutama dengan pendiriannya sebagai pengungsi Suriah.

Kilicdaroglu juga menuduh Erdogan berkolusi dengan “teroris” dalam pidatonya pada 18 Mei, setelah Erdogan menerima dukungan dari partai pro-Kurdi negara itu, Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

Kilicdaroglu berkata, tidak pernah duduk dengan organisasi teroris.

4. Didukung Walikota Istanbul

Media lokal melaporkan bahwa Walikota Istanbul yang berpengaruh Ekrem Imamoglu memimpin kampanye pemungutan suara putaran kedua untuk Kilicdaroglu. Politisi populer itu dipandang sebagai saingan potensial Erdogan dalam pemilu Mei 2023; banyak yang menginginkan dia menjadi calon presiden pada pemilu kali ini dibandingkan Kilicdaroglu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved