Rusia Siap Cabik-cabik Reputasi F-16 Jika Jet Tempur itu Dikirim ke Ukraina

Selasa, 23 Mei 2023 - 09:07 WIB
loading...
A A A
Baca juga: 3 Tujuan Utama yang Dicapai Rusia dengan Kuasai Bakhmut

Portal tersebut menunjukkan kompleks industri militer AS telah mengalami satu pukulan reputasi besar pekan ini setelah serangan sukses hari Selasa pekan lalu terhadap sistem pertahanan rudal Patriot oleh rudal hipersonik Kinzhal Rusia.

Analisis tersebut mencatat bahwa meski F-16 Blok 70/72 yang ditingkatkan dapat “berpotensi bertahan” melawan pesawat tempur Rusia, kurang dari dua lusin pesawat telah dibuat, dan biaya masing-masing USD120 juta lebih itu kemungkinan membuat mereka sangat mahal untuk digunakan di Ukraina.

Di sisi lain, Lockheed Martin lebih memilih untuk menjualnya kepada pembeli di Asia dan Timur Tengah.

Kekhawatiran outlet media itu menggemakan pendapat mantan pilot Angkatan Udara AS yang berubah menjadi peneliti Heritage Foundation, John Venable, yang memperingatkan awal bulan ini bahwa F-16 akan "benar-benar kalah" di lingkungan dengan ancaman tinggi seperti Ukraina.

Menurut dia, sistem pertahanan udara S- 400 akan dapat mengunci jet sebelum mereka memiliki kesempatan mendekat cukup dekat untuk melakukan serangan.

Presiden Biden mengakui pada Minggu bahwa pengerahan F-16 "tidak akan membantu" Kiev mempertahankan kota Artemovsk (Bakhmut) Donetsk yang baru saja hilang "sama sekali".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved