7 Negara yang Dulunya Kaya Sekarang Miskin, Nomor 2 Tetangga Indonesia

Senin, 22 Mei 2023 - 15:15 WIB
loading...
A A A

4. Angola


Angola adalah negara yang kaya akan sumber daya alam, terutama minyak. Setelah berakhirnya perang saudara pada tahun 2002, negara ini mengalami pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

Namun, kesenjangan sosial yang luas, korupsi, kurangnya diversifikasi ekonomi, dan fluktuasi harga minyak telah menyebabkan negara ini menghadapi tantangan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

PDB per kapita Angola pada tahun 1990 sekitar USD4.447, tetapi pada tahun 2019, angkanya turun menjadi sekitar USD3.638.

5. Republik Kongo


Republik Kongo (atau disebut juga sebagai Kongo-Brazzaville) adalah negara di Afrika Tengah yang dulunya memiliki sumber daya alam yang melimpah, termasuk minyak, gas alam, dan kayu tropis.

Namun, kebijakan pemerintah yang tidak efektif, korupsi, dan konflik bersenjata telah berdampak negatif terhadap perekonomian negara ini.

PDB per kapita Republik Kongo pada tahun 1990 sekitar USD3.457, tetapi pada tahun 2019, angkanya turun menjadi sekitar USD1.964.

6. Suriah


Suriah adalah negara di Timur Tengah yang mengalami perang saudara yang berkepanjangan sejak tahun 2011.

Konflik ini telah menyebabkan kerusakan infrastruktur yang parah, migrasi besar-besaran, dan penurunan ekonomi yang signifikan.

PDB per kapita Suriah pada tahun 2010 sekitar USD2.807, tetapi pada tahun 2019, angkanya turun menjadi sekitar USD1.043.

7. Libya


Libya adalah negara di Afrika Utara yang pada masa lalu dikenal sebagai salah satu produsen minyak terbesar di dunia.

Namun, setelah terjadinya revolusi pada tahun 2011 dan konflik internal yang berkepanjangan, perekonomian negara ini mengalami kemunduran yang signifikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Aksi Heroik Pilot Marinir...
Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim
Banjir Hancurkan Peternakan,...
Banjir Hancurkan Peternakan, Lepaskan Hampir 900 Ular Termasuk Kobra ke Permukiman
Trump Sebut AS Akan...
Trump Sebut AS Akan Ambil Alih Selat Hormuz, Bakal Pungut Bayaran
Rekomendasi
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Berita Terkini
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved