Perang Kian Sengit, AS Siap Kirim Sistem Rudal Iron Dome Israel ke Ukraina

Selasa, 16 Mei 2023 - 07:23 WIB
loading...
Perang Kian Sengit,...
Amerika Serikat siap mengirim sistem rudal Iron yang diperoleh dari Israel ke Ukraina ketika perang melawan invasi Rusia semakin sengit. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) siap mengirim sistem pertahanan rudal Iron Dome ke Ukraina untuk melawan Rusia ketika perang semakin sengit. Sistem rudal itu diperoleh Amerika dari Israel pada akhir 2020.

Komandan Pertahanan Rudal dan Ruang Angkasa Angkatan Darat AS Daniel Karbler mengatakan sistem rudal tersebut siap dikirim ke Kiev jika Ukraina memintanya.

“Dua baterai Iron Dome yang kami miliki saat ini—satu menyelesaikan pelatihan peralatan barunya—penempatan peralatan baru, siap untuk ditempatkan, yang kedua sedang menyelesaikan peralatan barunya sekarang sehingga Angkatan Darat memiliki satu baterai yang tersedia untuk penyebaran [ke Ukraina] sambil menunggu permintaan untuk itu,” kata Karbler, menjawab pertanyaan dari Senator Angus King selama pertemuan Subkomite Senat untuk Pasukan Strategis.

Baca Juga: Rusia Ancam Israel Jika Nekat Kirim Sistem Rudal Iron Dome ke Ukraina

“Jelas pertahanan rudal sangat penting bagi Ukraina,” kata King, sambil merumuskan pertanyaannya, seperti dilansir Sputnik Globe, Selasa (16/5/2023).

"Mengapa Iron Dome tidak dikerahkan ke Ukraina? Kami membantu membayarnya. Kami menghabiskan sekitar USD3 miliar [untuk] Israel untuk mengembangkannya, USD500 juta per tahun sepemahaman saya. Bukankah ini menjadi sumber daya sangat penting untuk Ukraina, karena masalah utama mereka saat ini adalah pertahanan udara?" tanya sang senator.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved