Putra Mahkota Bahrain Perintahkan Sekolah Hapus Pelajaran Tentang Israel

Sabtu, 13 Mei 2023 - 16:42 WIB
loading...
Putra Mahkota Bahrain...
Putra Mahkota Kerajaan Bahrain Salman Al Khalifa memerintahkan sekolah untuk menghapus pelajaran tentang Israel. Foto/Royal Court of Saudi Arabia/Anadolu Agency
A A A
MANAMA - Putra Mahkota Kerajaan Bahrain Salman Al Khalifa memerintahkan sekolah untuk menghapus pelajaran tentang Israel dan kesepakatan normalisasi.

Perintah itu muncul setelah kerajaan bersiap menjalankan amandemen yang dibuat untuk mata pelajaran di Sekolah Dasar (SD) termasuk pelajaran tentang normalisasi hubungan Bahrain dan Israel.

Sekadar diketahui, kedua negara sepakat melakukan normaliasi hubungan pada 15 September 2020. Kesepakatan yang dinamai sebagai "Abraham Accords" itu ditengahi Amerika Serikat (AS) di era Presiden Donald Trump.

Kedua negara telah bertukar diplomat dan menandatangani perjanjian dalam keamanan dan perdagangan.

Namun, normalisasi Manama dengan Tel Aviv terbukti tidak populer secara luas di kalangan warga Bahrain, yang secara rutin mengadakan aksi unjuk rasa menentang keputusan tahun 2020 tersebut.

Baca Juga: Israel Dilaporkan Beli Pulau dari Bahrain dalam Langkah Normalisasi Terbaru

Menurut perintah Putra Mahkota, institusi pendidikan jangan menerapkan amandemen kurikulum yang tidak sesuai dengan nilai-nilai nasional Bahrain yang dirancang untuk melindungi agama dan pilar utamanya.

Mengutip Al Arabiya, perintahitu keluar menyusul isu yang diangkat oleh para kritikus mengenai masuknya Israel dalam kurikulum sekolah dan perubahan pada peta wilayah Israel-Palestina yang diperebutkan.

Sebuah pernyataan dari pemerintah kerajaan, yang dibagikan secara online, berbunyi: "Yang Mulia memerintahkan Menteri Pendidikan untuk memastikan kurikulum pendidikan mengikuti ajaran Islam, sejalan dengan Piagam Aksi Nasional dan Konstitusi."

"Yang Mulia menegaskan kembali bahwa agama Islam tidak dapat diganggu gugat dan harus dihormati dan dilindungi dengan segala cara," lanjut pernyataan tersebut, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Sabtu (13/5/2023).

Amandemen yang dibuat untuk mata pelajaran di SD termasuk pelajaran tentang normalisasi hubungan antara Bahrain dan Israel dan penghapusan pelajaran tentang orang Yahudi.

Amandemen tersebut memprovokasi para pengkhotbah dan cendekiawan, mengeluarkan pernyataan yang meminta Kementerian Pendidikan untuk mempertimbangkan kembali amandemen tersebut, yang mengakibatkan perintah dari Putra Mahkota untuk menangguhkan kurikulum tentang Israel dan kesepakatan normalisasi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Status Triliuner Elon...
Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok
Rekomendasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved