Berikut Perjalanan Politik Raja Charles III, Putra Mahkota Inggris Terlama

Rabu, 10 Mei 2023 - 13:56 WIB
loading...
A A A
2. Putra Mahkota Terlama

Charles dinobatkan menjadi putra mahkota pada 26 Juli 1958. Raja Charles harus menunggu selama lebih dari beberapa dekade untuk berkuasa. Dia menjadi Raja Inggris karena merupakan anak pertama dari Ratu Elizabeth II. Hingga pada usia yang sudah tua, 73 tahun, dia mendapatkan takhta dari ibunya.

Pakar sejarah kerajaan Inggris Peter Stead mengungkapkan, Charles mengalami frustasi. "Saya pikir Charles seharusnya memberikan pencerahan dibandingkan menjadi anggota keluarga kerajaan yang eksentrik," katanya dilansir BBC.

3. Putra Mahkota Hijau

Julukan itu melekat pada Charles karena dia memiliki reputasi yang baik dalam isu lingkungan. Dia juga dikenal sebagai anggota keluarga kerajaan yang suka berkebun dan bertani. Bahkan, dia pernah memulai peternakan organik di salah satu ladangnya yakni Highgrove Gardens. Pada 2007, dia mendirikan Prince's Rainforest Project untuk meningkatkan kesadaran tentang penggundulan hutan.

"Charles telah memainkan peran penting dalam beberapa dekade lalu tentang isu global, terutama perubahan iklim dan keragaman hayati," kata Tim Wainwright, CEO WaterAid, lembaga amal milik Charles. Bahkan, politikus Amerika serikat Al Gore mengucapkan terima kasih kepada Charles kepemimpinan dan komitmennya terhadap perlindungan lingkungan.

4. Kerap Mewakili Ibunya

Berikut Perjalanan Politik Raja Charles III, Putra Mahkota Inggris Terlama

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Berita Terkini
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Infografis
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Serukan Penghentian Ekspor Senjata ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved