Kekerasan Etnis di India: Desa-desa Dibakar Menjadi Abu
Selasa, 09 Mei 2023 - 19:07 WIB
loading...
A
A
A
Para perampok, kata Sanatomba, mencuri ternak dan unggas warga.
“Hewan-hewan yang tidak bisa mereka ambil hidup-hidup, mereka bunuh dan diambil sebagai daging," ujarnya.
"Saya takut pada orang Meitei," tukasnya.
Sementara itu Thanglallem Kuki (32), seorang guru di sebuah sekolah swasta, menyaksikan dari puncak bukit saat desanya di Kamuching diserang dan dibakar habis, menghabiskan dua malam di hutan sebelum diselamatkan dan dibawa ke kamp tentara.
Dia mengatakan massa Meitei pergi dari rumah ke rumah, mengambil barang-barang berharga, gadget elektronik, tabung gas untuk memasak, dan bahkan kasur, memuat hasil rampasan mereka ke dalam kendaraan.
“Setelah itu mereka membakar rumah-rumah dan mereka membakar satu rumah ke rumah lainnya," ujarnya.
"Untuk pertama kalinya ketika mereka membakar rumah, mereka membiarkan beberapa rumah tidak terbakar dan mereka menyerbu masuk lagi setelah dua hari dan mereka benar-benar membakarnya," ungkapnya.
Dia mengaku tidak punya apa-apa.
"Kami melihat dan menangis dengan hati yang hancur dan kami melihat ke bawah pada rumah kami yang terbakar menjadi abu dengan ketidakberdayaan dan tanpa harapan."
Baca Juga: Bentrok Antaretnis Pecah di India, Sedikitnya 30 Orang Tewas
Negara-negara bagian yang jauh di timur laut India - terjepit di antara Bangladesh, China, dan Myanmar - telah lama menjadi pusat ketegangan antara kelompok etnis yang berbeda.
“Hewan-hewan yang tidak bisa mereka ambil hidup-hidup, mereka bunuh dan diambil sebagai daging," ujarnya.
"Saya takut pada orang Meitei," tukasnya.
Sementara itu Thanglallem Kuki (32), seorang guru di sebuah sekolah swasta, menyaksikan dari puncak bukit saat desanya di Kamuching diserang dan dibakar habis, menghabiskan dua malam di hutan sebelum diselamatkan dan dibawa ke kamp tentara.
Dia mengatakan massa Meitei pergi dari rumah ke rumah, mengambil barang-barang berharga, gadget elektronik, tabung gas untuk memasak, dan bahkan kasur, memuat hasil rampasan mereka ke dalam kendaraan.
“Setelah itu mereka membakar rumah-rumah dan mereka membakar satu rumah ke rumah lainnya," ujarnya.
"Untuk pertama kalinya ketika mereka membakar rumah, mereka membiarkan beberapa rumah tidak terbakar dan mereka menyerbu masuk lagi setelah dua hari dan mereka benar-benar membakarnya," ungkapnya.
Dia mengaku tidak punya apa-apa.
"Kami melihat dan menangis dengan hati yang hancur dan kami melihat ke bawah pada rumah kami yang terbakar menjadi abu dengan ketidakberdayaan dan tanpa harapan."
Baca Juga: Bentrok Antaretnis Pecah di India, Sedikitnya 30 Orang Tewas
Negara-negara bagian yang jauh di timur laut India - terjepit di antara Bangladesh, China, dan Myanmar - telah lama menjadi pusat ketegangan antara kelompok etnis yang berbeda.
Lihat Juga :