Tertinggi, 1.000 Orang Meninggal Akibat Covid-19 dalam Sehari di AS

Rabu, 22 Juli 2020 - 16:03 WIB
loading...
Tertinggi, 1.000 Orang...
Trailer berpendingin digunakan untuk menyimpan jasad korban Covid-19 di Bexar County, Texas, AS. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Korban meninggal akibat virus corona di Amerika Serikat (AS) bertambah lebih dari 1.000 orang pada Selasa (21/7), peningkatan harian terbesar sejak awal Juni menurut data Reuters.

"Setelah beberapa pekan terjadi penurunan korban meninggal, ada lebih dari 5.200 orang meninggal di AS akibat Covid-19 selama sepekan yang berakhir pada 19 Juli, naik 5% dari tujuh hari sebelumnya," papar analisa Reuters.

Itu merupakan peningkatan korban meninggal selama dua pekan berturut-turut. Hampir 142.000 warga AS meninggal akibat Covid-19. Para pakar memperingatkan jumlah korban akan terus meningkat setelah terjadi peningkatan jumlah kasus dan pasien di rumah sakit di banyak negara bagian.

Korban meninggal di AS mencapai puncak pada April, saat negara itu rata-rata kehilangan 2.000 orang per hari. Korban meninggal terus turun menjadi rata-rata 1.300 orang per hari pada Mei dan di bawah 800 orang pada Juni.

Namun setelah setelah banyak negara bagian membuka lagi ekonomi, korban meninggal bertambah lagi di 21 negara bagian, termasuk Arizona, Florida dan Texas.

Meski beberapa peningkatan itu terkait jumlah tes yang semakin banyak, jumlah pasien di rumah sakit yang tak terkait jumlah tes sudah mulai naik pada akhir Juni. (Lihat Infografis: Luar Biasa! Kekuatan Militer Indonesia di Atas Militer Israel)

Selama Juli, 17 negara bagian mengalami peningkatan pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit. (Lihat Video: Ibu di Tasikmalaya Alami Proses Kehamilan dan Melahirkan Hanya dalam Waktu Satu Jam)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
100 Orang Dirawat di...
100 Orang Dirawat di RSCM Akibat Kecanduan Judi Online
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved