Apakah di Rusia Ada Wajib Militer?

Senin, 08 Mei 2023 - 17:17 WIB
loading...
Apakah di Rusia Ada...
Para wajib militer Rusia dipanggil untuk dinas militer berbaris di tempat berkumpul sebelum keberangkatan mereka ke garnisun, di Omsk, Rusia 10 November 2022. Foto/REUTERS/Alexey Malgavko
A A A
MOSKOW - Rusia memiliki wajib militer yang dilakukan selama 12 bulan untuk pria berusia 18 hingga 27 tahun. Waktu masuk ke pangkalan militernya sendiri dimulai pada musim gugur tanggal 1 Oktober, sementara panggilan musim semi dimulai pada 1 April hingga 15 Juli.

Adapun guru dan pria yang memiliki banyak anak tidak dikenai wajib militer. Pada Selasa 8 Maret 2022, Vladimir Putin, mengatakan tentara wajib militer dan cadangan tidak ambil bagian dalam operasi invasi Rusia di Ukraina.

Rusia telah lama mengandalkan wajib militer untuk meningkatkan angkatan bersenjata. Saat zaman Soviet, banyak pemuda yang melakukan semua yang mereka bisa untuk menghindarinya.

Bagi para calon pendaftar wajib militer, kegagalan untuk hadir di kantor pendaftar dapat dihukum dengan denda besar dan hukuman penjara dua tahun.

Institute for the Study of War memperkirakan sekitar 1,2 juta pria memenuhi syarat untuk wajib militer setiap setahun,tetapi hanya sekitar 400.000 yang benar-benar bertugas.

Baca juga: Mengenal Ahmad bin Fadlan, Utusan Daulah Abbasiyah untuk Bulgaria Volga Rusia

Wajib militer baru menjalani pelatihan hingga delapan bulan sebelum dikirim ke unit yang ditunjuk. Wajib militer tersebut berlangsung selama 12 bulan, lalu setelah itu tentara dapat bergabung dengan cadangan militer Rusia yang berkekuatan dua juta orang.

Tentara Rusia secara historis menggunakan wajib militer untuk memastikan mereka memiliki cadangan pelatihan militer.

Hal ini dilakukan jika sewaktu-waktu memiliki kebutuhan untuk mobilitas perang besar. Akan tetapi, saat ini mobilisasi terbatas pada tentara dan pelaut yang berusia di bawah 45 tahun dan perwira di bawah 55 tahun.

Pada April tahun 2023, Duma Negara Rusia telah mengesahkan undang-undang untuk mengubah sifat undangan wajib militer dan cara pelaksanaanya. Terdapat peralihan dari undangan fisik menjadi undangan digital dari wajib militer yang ada di Rusia.

Saat ini, undangan wajib militer yang ada di Rusia bisa diakses dan muncul di portal layanan pemerintah yang disebut Gosuslugi.

Bagi mereka yang menolak undangan wajib militer, mereka akan dilarang untuk mengemudi, mendaftar perusahaan, bekerja sebagai wiraswasta, menjual apartemen, membeli properti, hingga gagal mendapat tunjangan sosial.

Dikutip dari Theguardian.com, Andrei Kartapolov, ketua komite pertahanan Duma Negara, mengatakan hukuman ini juga berlaku untuk ribuan orang yang sudah berada di luar negri.

Portal web Gosuslugi dari undangan wajib militer secara online ini, diperkenalkan sebagai bagian dari kampanye modernisasi negara.

Penulis:MG/Ayu Yunita Rahmawati
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Konflik AS-Iran Memanas,...
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Nyaris 12 Persen dalam Sepekan
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Messi, Yamal, dan Takdir...
Messi, Yamal, dan Takdir Angka 19
Berita Terkini
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved