UE: Jika Kita Tidak Mendukung, Ukraina Akan Jatuh dalam Hitungan Hari

Sabtu, 06 Mei 2023 - 11:33 WIB
loading...
A A A
Borrell kemudian merenungkan perubahan transformasional yang melanda Uni Eropa sejak Kremlin memutuskan untuk meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina, menjungkirbalikkan hukum internasional, rantai pasokan makanan, dan harga energi.

Meskipun secara teknis diplomat tertinggi blok itu, Borrell mengakui bahwa dia saat ini merasa lebih seperti "menteri pertahanan" karena meningkatnya fokus dalam memasok amunisi ke Ukraina. Uni Eropa sedang terburu-buru untuk memenuhi janjinya buat mengirimkan satu juta peluru artileri selama 12 bulan ke depan, yang sangat dibutuhkan Kiev untuk melakukan serangan balasan yang diantisipasi.

"Saya menghabiskan sebagian besar waktu saya untuk berbicara tentang senjata dan amunisi. Saya tidak pernah berpikir bahwa kami akan menghabiskan begitu banyak waktu untuk memikirkan berapa banyak tembakan artileri yang dapat kami berikan," ujar Borrell.

Minggu ini Komisi Eropa mengusulkan rencana 500 juta Euro untuk meningkatkan produksi industri amunisi, yang saat ini terhambat oleh serangkaian kemacetan dan kekurangan yang mengakar. Rencana tersebut, dijuluki ASAP, mencakup opsi yang akan memungkinkan negara-negara anggota untuk menyediakan uang tambahan dengan mengalihkan sebagian dari kohesi yang dialokasikan dan dana pemulihan COVID-19.

"Kami tidak menginginkan perang ini. Kami tidak mencarinya. Tapi perang adalah kenyataan dan Anda harus menghadapinya. Dan semua orang menginginkan perdamaian. Ya, tapi untuk saat ini, sayangnya, Putin melanjutkan perang dan Ukraina harus mempertahankan (dirinya sendiri)," kata Borrell ketika ditanya tentang kemungkinan penggunaan dana pemulihan untuk meningkatkan industri senjata Eropa.

“Jika kita tidak mendukung Ukraina, Ukraina akan jatuh dalam hitungan hari. Jadi, ya, saya lebih suka menghabiskan uang ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, rumah sakit, sekolah, kota, dll. Tapi kita tidak punya pilihan," ujarnya.

Rencana industri tersebut adalah tambahan terbaru dari daftar keputusan kebijakan konsekuensial yang terus berkembang yang telah diambil oleh blok tersebut dalam 15 bulan terakhir, banyak di antaranya hanya membuahkan hasil setelah negosiasi yang berlarut-larut, berliku, dan terkadang memecah belah antara 27 negara anggota.

Baca Juga: F-16 AS di Ukraina akan Benar-Benar Dilibas Pertahanan Udara S-400 Rusia

Tetap saja, Borrell tampaknya senang dengan hasil akhir dan percaya bahwa, meskipun terjadi perselisihan internal, UE tetap bersatu dalam mendukung Ukraina dan menentang agresi Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Trump Murka Google Didenda...
Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!
Rekomendasi
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Kabar Duka, Juru Bicara...
Kabar Duka, Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Meninggal Dunia
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved