UE: Jika Kita Tidak Mendukung, Ukraina Akan Jatuh dalam Hitungan Hari

Sabtu, 06 Mei 2023 - 11:33 WIB
loading...
UE: Jika Kita Tidak...
Ukraina disebut akan jatuh dalam hitungan hari jika tidak mendapatkan bantuan dari Uni Eropa. Foto/Ilustrasi
A A A
FLORENCE - Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa (UE), Josep Borrell, mengatakan Ukraina akan menyerah pada pasukan Rusia yang menyerang dalam hitungan hari tanpa dukungan militer dari negara-negara Barat.

Borrell bersikeras bahwa situasi saat ini, di dalam negara yang dilanda perang, tidak kondusif untuk meluncurkan pembicaraan damai formal.

"Sayangnya, ini bukan saatnya untuk percakapan diplomatik tentang perdamaian. Ini adalah momen untuk mendukung perang secara militer," kata Borrell.

"Kalau mau damai, dorong Rusia mundur. Dorong Rusia hentikan perang. Jangan suruh saya berhenti mendukung Ukraina, karena kalau saya berhenti mendukung Ukraina, pasti perang akan segera selesai," lanjutnya.

"Kita tidak bisa menyelesaikannya begitu saja karena (jika kita melakukannya) Ukraina tidak dapat mempertahankan diri dan harus menyerah. Dan pasukan Rusia akan berada di perbatasan Polandia dan Ukraina akan menjadi Belarusia kedua. Apakah Anda ingin mengakhiri perang seperti ini? Tidak," tegasnya seperti dikutip dari Euronews, Sabtu (6/5/2023).

Borrell lantas menggambarkan proposal 10 poin yang dipromosikan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebagai satu-satunya hal yang dapat disebut rencana perdamaian dan menolak dokumen 12 poin China yang disebutnya sebagai angan-angan.

"Bahkan jika mereka berada di pihak Rusia, saya pikir China memiliki peran untuk dimainkan. China adalah anggota tetap Dewan Keamanan (PBB). China adalah orang yang memiliki pengaruh terbesar di Rusia," tambah Borrell.

"Mari kita hadapi kenyataan. Suka atau tidak suka, kenyataannya Putin terus mengatakan: 'Saya memiliki tujuan militer dan sejauh saya tidak mendapatkan tujuan militer ini, saya akan terus berjuang.' Jadi rencana perdamaian itu bagus, tetapi Anda membutuhkan seseorang yang ingin berbicara tentang perdamaian," tuturnya.

Baca Juga: Viral, Politisi Ukraina Pukuli Delegasi Rusia di Konferensi Internasional
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Hadis-hadis yang Menjelaskan...
Hadis-hadis yang Menjelaskan Tentang Pengikut Dajjal
FMIPA UNEJ Tanam 750...
FMIPA UNEJ Tanam 750 Bibit Terumbu Karang, Ekosistem Laut Banyuwangi Mulai Pulih
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved