Bos Tentara Bayaran Rusia Klaim Pasukannya Habisi Jenderal Ukraina di Bakhmut

Kamis, 04 Mei 2023 - 15:41 WIB
loading...
Bos Tentara Bayaran...
Pasukan tentara bayaran Wagner Group Rusia klaim telah membunuh Komandan Pasukan Ukraina Mayor Jenderal Ihor Tantsyura dalam serangan di sekitar Bakhmut. Namun, Kiev menyangkal klaim tersebut. Foto/via Newsweek
A A A
BAKHMUT - Yevgeny Prigozhin, kepala tentara bayaran Wagner Group Rusia , mengatakan serangan pasukannya di sekitar Bakhmut telah menewaskan seorang mayor jenderal Ukraina .

Dalam sebuah pesan audio yang dirilis layanan pers perusahaan Wagner, Concord Management and Consulting, Prigozhin mengatakan para tentaranya menghancurkan sebuah kendaraan lapis baja dalam serangan artileri. Serangan itu, katanya, diduga telah membunuh Mayor Jenderal Ihor Tantsyura, komandan Pasukan Pertahanan Teritorial Kiev.

Tantsyura menduduki jabatannya pada Mei 2022, hampir tiga bulan setelah Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke tetangganya.

Baca Juga: Ukraina Dituduh Coba Habisi Putin dengan Drone, Ini Respons AS

Kementerian pertahanan Ukraina mengatakan pada saat itu bahwa Tantsyura akan menggantikan Yuriy Halushkin, tanpa menjelaskan mengapa Halushkin diganti sebagai komandan.

"Hari ini, selama pendekatan cadangan dari pemukiman Chasiv Yar ke pemukiman Bakhmut, unit artileri Wagner PMC [private military company] menghancurkan sebuah mobil lapis baja di mana komandan pasukan pertahanan teritorial Angkatan Bersenjata Ukraina, Ihor Tantsyura, diduga lokasinya," kata Prigozhin.

Dia menambahkan bahwa mobil tersebut telah menuju ke Bakhmut, sebuah kota industri kecil di timur Ukraina tempat pasukan Moskow dan Kiev bentrok sejak musim panas 2022.

Layanan pers Wagner juga menerbitkan gambar kendaraan yang hancur pada hari Selasa.

Sementara itu, Angkatan Bersenjata Ukraina menyangkal klaim Prigozhin.

"Semua orang hidup dan sehat," kata Denys Zelinskyi, juru bicara Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina, kepada jaringan televisi lokal Suspilne, seperti dikutip Newsweek, Kamis (4/5/2023).

"Kami secara resmi menyangkal pernyataan [Prigozhin]. Kami tidak mengomentari propaganda yang dimuntahkan musuh."

Roman Hryshchenko, komandan brigade 127 Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina, kemudian memberi tahu Suspilne: "Telah ada upaya musuh untuk melukai komandan. Tapi dia masih hidup, sehat, tidak terluka dan terus menjalankan tugasnya."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved