Pejuang Gaza Tembakkan Roket setelah Pemimpin Jihad Islam Meninggal di Penjara Israel
Selasa, 02 Mei 2023 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
Adnan (45) adalah orang Palestina pertama yang meninggal sebagai akibat langsung dari mogok makan, menurut Klub Tahanan Palestina.
“Tahanan Palestina lainnya telah meninggal sebagai akibat dari upaya untuk memberi mereka makan secara paksa," papar direktur kelompok advokasi, Qaddura Faris.
Seorang pejabat senior Israel menggambarkan Adnan sebagai "seorang pemogok makan yang menolak perawatan medis, mempertaruhkan nyawanya."
“Dalam beberapa hari terakhir, pengadilan banding militer memutuskan untuk tidak membebaskannya dari tahanan semata-mata karena kondisi medisnya,” ujar pejabat Israel tersebut, yang meminta namanya tidak disebutkan.
Adnan digambarkan oleh pejabat itu sebagai "operator" Jihad Islam, yang menghadapi dakwaan terkait aktivitasnya dalam kelompok militan.
Jihad Islam, yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS), memperingatkan Israel akan “membayar harga untuk kejahatan ini.”
"Pahlawan bebas, Khader Adnan, mati syahid dalam kejahatan yang dilakukan oleh musuh di depan dunia," papar kelompok pejuang itu.
Layanan penjara Israel mengatakan Adnan berada di penjara untuk ke-10 kalinya dan istrinya, Randa Mousa, sebelumnya mengatakan suaminya telah melakukan beberapa kali mogok makan di dalam tahanan.
“Tahanan Palestina lainnya telah meninggal sebagai akibat dari upaya untuk memberi mereka makan secara paksa," papar direktur kelompok advokasi, Qaddura Faris.
Seorang pejabat senior Israel menggambarkan Adnan sebagai "seorang pemogok makan yang menolak perawatan medis, mempertaruhkan nyawanya."
“Dalam beberapa hari terakhir, pengadilan banding militer memutuskan untuk tidak membebaskannya dari tahanan semata-mata karena kondisi medisnya,” ujar pejabat Israel tersebut, yang meminta namanya tidak disebutkan.
Adnan digambarkan oleh pejabat itu sebagai "operator" Jihad Islam, yang menghadapi dakwaan terkait aktivitasnya dalam kelompok militan.
Jihad Islam, yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS), memperingatkan Israel akan “membayar harga untuk kejahatan ini.”
"Pahlawan bebas, Khader Adnan, mati syahid dalam kejahatan yang dilakukan oleh musuh di depan dunia," papar kelompok pejuang itu.
Layanan penjara Israel mengatakan Adnan berada di penjara untuk ke-10 kalinya dan istrinya, Randa Mousa, sebelumnya mengatakan suaminya telah melakukan beberapa kali mogok makan di dalam tahanan.
Lihat Juga :