Rusia: Korban di Ukraina Mencapai 15.000 Tentara pada April Saja

Selasa, 02 Mei 2023 - 20:02 WIB
loading...
Rusia: Korban di Ukraina...
Anggota Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina memuat magasin selama latihan taktis, di tengah invasi Rusia ke Ukraina, dekat Lviv, Ukraina, 16 Maret 2022. Foto/REUTERS/Roman Baluk
A A A
MOSKOW - Angkatan bersenjata Ukraina telah menderita lebih dari 15.000 korban di medan perang pada bulan April saja.

Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia Sergey Shoigu memperkirakan jumlah tersebut saat Kiev tidak melaporkan kehilangan personel militernya dan menyebut berbagai penilaian yang dianggap terlalu tinggi.

Menurut Shoigu, pasukan Ukraina menderita kerugian besar "meskipun ada bantuan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya dari kekuatan Barat."

Menhan Rusia melaporkan perkembangan konflik pada Selasa (2/5/2023), selama pertemuan pejabat tinggi militer.

Baik Ukraina maupun Rusia tidak menawarkan pembaruan rutin tentang korban mereka sendiri. Evaluasi Washington tentang penghitungan korban terungkap bulan lalu, setelah banyak penilaian rahasia Pentagon diduga bocor secara online.

Baca juga: Pertama Kali, Pawai Politik Digelar di Minecraft Diikuti 12.000 Peserta

Salah satu dokumen bocor yang dijelaskan The Washington Post mengatakan antara 124.000 dan 131.000 tentara Ukraina telah tewas atau terluka sejak dimulainya perang pada Februari 2022.

Menteri Pertahanan Ukraina Aleksey Reznikov menolak penilaian ini, menyatakan dalam wawancara bahwa jumlah tentara yang tewas lebih kecil dari jumlah korban gempa kuat yang melanda Turki dan Suriah pada bulan Februari.

Dia kemudian meminta maaf atas perbandingan tersebut, yang dianggap tidak menyenangkan oleh beberapa orang di daerah yang dilanda bencana.

Penghitungan gabungan kematian yang dilaporkan akibat gempa di kedua negara melampaui 55.000.

Pertemuan yang dihadiri Shoigu difokuskan pada pengadaan militer dan khususnya pada pasokan senjata dan amunisi untuk pasukan Rusia yang dikerahkan melawan Ukraina.

Menhan mengatakan tingkat pengiriman sebagian besar cukup tetapi departemennya memantau dengan cermat produsen untuk risiko kegagalan dalam kewajiban kontraktual mereka.

Dia menjelaskan, militer Rusia mengharapkan lonjakan tajam dalam pasokan senjata presisi dalam waktu dekat.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Berita Terkini
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved