Bakal Vaksin Covid-19 Oxford dan AstraZeneca Tunjukkan Hasil Positif
Selasa, 21 Juli 2020 - 17:38 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Rob Fenn menuturkan bahwa ketika buku-buku sejarah ditulis, berita yang menggembirakan datang dari Oxford, bersamaan dengan pengumuman dari mereka yang mengerjakan vaksin di Indonesia, mungkin akan dianggap sebagai saat ketika gelombang berbalik.
Dia menyebut, vaksin Covid-19 dari Oxford telah menunjukkan efektivitas 100% dalam uji klinis tahap satu dan dua, dan sekarang menuju tahap tiga. Itu berarti, jelasnya, akan ada lebih banyak uji coba, dengan lebih banyak pasien, kali ini di Amerika Serikat, Brazil, dan Afrika Selatan dan dengan anak-anak.
( Baca juga: Ini Syarat Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 )
"Terlalu dini untuk kita menyatakan kemenangan. Tetapi Universitas Oxford adalah rumah bagi para peneliti berbakat dari seluruh penjuru dunia; dan AstraZeneca sedang merencanakan produksi vaksin dalam skala besar. Saya merasa optimis, tapi tetap hati-hati," ucapnya, dalam siaran pers Kedutaan Besar Inggris yang diterima Sindonews pada Selasa (21/7/2020).
"Terlepas dari apakah vaksin ini, atau vaksin yang lain, yang akhirnya membuat perbedaan, Inggris dan Indonesia telah menekankan sejak awal pentingnya vaksin yang terjangkau dan dapat diakses oleh semua orang. Inggris tetap menjadi donor terbesar bagi CEVI, dana global untuk penelitian vaksin dan untuk GAVI, dana global untuk membagikan vaksin di seluruh dunia," tukasnya.
Dia menyebut, vaksin Covid-19 dari Oxford telah menunjukkan efektivitas 100% dalam uji klinis tahap satu dan dua, dan sekarang menuju tahap tiga. Itu berarti, jelasnya, akan ada lebih banyak uji coba, dengan lebih banyak pasien, kali ini di Amerika Serikat, Brazil, dan Afrika Selatan dan dengan anak-anak.
( Baca juga: Ini Syarat Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 )
"Terlalu dini untuk kita menyatakan kemenangan. Tetapi Universitas Oxford adalah rumah bagi para peneliti berbakat dari seluruh penjuru dunia; dan AstraZeneca sedang merencanakan produksi vaksin dalam skala besar. Saya merasa optimis, tapi tetap hati-hati," ucapnya, dalam siaran pers Kedutaan Besar Inggris yang diterima Sindonews pada Selasa (21/7/2020).
"Terlepas dari apakah vaksin ini, atau vaksin yang lain, yang akhirnya membuat perbedaan, Inggris dan Indonesia telah menekankan sejak awal pentingnya vaksin yang terjangkau dan dapat diakses oleh semua orang. Inggris tetap menjadi donor terbesar bagi CEVI, dana global untuk penelitian vaksin dan untuk GAVI, dana global untuk membagikan vaksin di seluruh dunia," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :