Eks Komandan Rusia: Putin Hadapi Ancaman Pemberontakan dari Wagner
Minggu, 30 April 2023 - 12:36 WIB
loading...
Eks komandan Rusia menyebut Presiden Vladimir Putin kemungkinan menghadapi ancaman pemberontak militer dari Grup Wagner. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MOSKOW - Mantan komandan Rusia , Igor Girkin memperingatkan, Presiden Vladimir Putin mungkin menghadapi "pemberontakan militer" dari Grup Wagner , unit militer swasta yang pemimpinnya Yevgeny Prigozhin dilaporkan mengancam akan menarik pasukannya dari Bakhmut.
Menulis dalam postingan di Telegram, Girkin menyerukan penarikan unit dari garis depan tanpa persetujuan komando tinggi adalah pemberontakan militer dan tidak lebih.
Grup Wagner telah memainkan peran kunci dalam membantu pasukan Rusia dalam upaya mereka untuk menguasai Bakhmut di Ukraina. Namun, Prigozhin sering secara terbuka mengkritik kementerian pertahanan Rusia karena tidak memberikan lebih banyak amunisi dan dukungan kepada para pejuangnya.
Dalam posting lain di Telegram, Girkin menulis bahwa Prigozhin "secara terbuka" memeras kepemimpinan militer Rusia dengan memperingatkan bahwa Grup Wagner akan meninggalkan posisinya di Bakhmut jika masalah penyediaan amunisi untuk pasukannya tidak diselesaikan pada hari Jumat.
Baca Juga: Rusia: Hampir 600 Prajurit dan Tentara Bayaran Ukraina Tewas di Arah Donetsk dalam 24 Jam
Mantan komandan Rusia itu juga menulis bahwa Prigozhin sadar bahwa penarikan pasukannya dapat menyebabkan konsekuensi bencana bagi Rusia menjelang serangan balasan Ukraina, yang diperkirakan terjadi pada musim semi ini.
Menulis dalam postingan di Telegram, Girkin menyerukan penarikan unit dari garis depan tanpa persetujuan komando tinggi adalah pemberontakan militer dan tidak lebih.
Grup Wagner telah memainkan peran kunci dalam membantu pasukan Rusia dalam upaya mereka untuk menguasai Bakhmut di Ukraina. Namun, Prigozhin sering secara terbuka mengkritik kementerian pertahanan Rusia karena tidak memberikan lebih banyak amunisi dan dukungan kepada para pejuangnya.
Dalam posting lain di Telegram, Girkin menulis bahwa Prigozhin "secara terbuka" memeras kepemimpinan militer Rusia dengan memperingatkan bahwa Grup Wagner akan meninggalkan posisinya di Bakhmut jika masalah penyediaan amunisi untuk pasukannya tidak diselesaikan pada hari Jumat.
Baca Juga: Rusia: Hampir 600 Prajurit dan Tentara Bayaran Ukraina Tewas di Arah Donetsk dalam 24 Jam
Mantan komandan Rusia itu juga menulis bahwa Prigozhin sadar bahwa penarikan pasukannya dapat menyebabkan konsekuensi bencana bagi Rusia menjelang serangan balasan Ukraina, yang diperkirakan terjadi pada musim semi ini.
Lihat Juga :