Bom Guncang Afrin Suriah, 40 Warga Sipil Tewas Termasuk 11 Anak

Rabu, 29 April 2020 - 00:08 WIB
loading...
Bom Guncang Afrin Suriah,...
Ledakan dahsyat dari bom mobil di Afrin, Suriah, Selasa (28/4/2020). Foto/Twitter @ASBMilitary
A A A
ANKARA - Setidaknya 40 warga sipil tewas, termasuk 11 anak, ketika sebuah bom meledak di sebuah truk tanker minyak di kota Afrin, Suriah utara, Selasa (28/4/2020). Kementerian Pertahanan Turki menyalahkan milisi YPG Kurdi di Suriah atas serangan bom tersebut.

Dalam sebuah pernyataan di Twitter yang dikutip Reuters, kementerian itu mengatakan ledakan bom yang mengguncang Afrin terjadi di daerah yang ramai di pusat kota.

Sebuah video yang dibagikan oleh kementerian itu menunjukkan asap hitam mengepul di udara, sedangkan ambulans dan sirene polisi meraung-raung.

Ankara memandang YPG Kurdi Suriah sebagai kelompok teroris yang terkait dengan militan Kurdi di tanah Turki. Pemerintah Presiden Recep Tayyip Erdogan telah meningkatkan operasi militer di Suriah utara untuk memukul mundur milisi YPG Kurdi menjauh dari perbatasan.

Militer Turki dan sekutu pemberontak Suriah-nya merebut Afrin dari YPG pada Maret 2018 dalam serangan besar-besaran.

Ledakan pada hari Selasa adalah salah satu serangan bom paling mematikan yang menghantam wilayah di bawah kendali pasukan pemberontak Suriah yang didukung Turki. Ankara sering menyalahkan YPG atas serangan itu, sementara milisi YPG mengaku tidak menargetkan warga sipil.

Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), ledakan itu berasal dari sebuah bom mobil di jalan Raju di pusat kota Afrin.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
26 Warga Palestina Tewas...
26 Warga Palestina Tewas Saat Jet-jet Tempur Israel Bom Rafah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved