Laboratorium Diduduki Pihak Bertikai di Sudan, WHO Ingatkan Ancaman Bahaya Biologis

Selasa, 25 April 2023 - 21:09 WIB
loading...
Laboratorium Diduduki...
Ancaman bahaya biologis bayangi konflik bersenjata di Sudan setelah sebuah laboratorium diduduki personel pihak-pihak yang bertikai. Foto/Ilustrasi
A A A
KHARTOUM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa personel pihak yang bertikai di Sudan telah menduduki laboratorium publik nasional yang menyimpan sampel penyakit termasuk polio dan campak, menciptakan situasi sangat berbahaya.

"(Mereka) mengusir semua teknisi dari lab yang sepenuhnya berada di bawah kendali salah satu pihak yang berperang sebagai pangkalan militer," kata Nima Saeed Abid, perwakilan WHO di Sudan, seperti dikutip dari Arab News, Selasa (25/4/2023).

Namun dia tidak mengatakan pihak mana dari pihak-pihak yang bertikai yang telah mengambil alih laboratorium tersebut.

Abid mengatakan dia telah menerima telepon dari kepala laboratorium nasional di Khartoum pada hari Senin, sehari sebelum gencatan senjata 72 jam yang ditengahi Amerika Serikat (AS) antara para jenderal yang bertikai di Sudan secara resmi mulai berlaku setelah 10 hari pertempuran perkotaan.

“Ada risiko biologis yang sangat besar terkait dengan pekerjaan laboratorium kesehatan masyarakat pusat,” kata Abid.

Dia menunjukkan bahwa laboratorium tersebut menyimpan apa yang disebut isolat, atau sampel, dari berbagai penyakit mematikan, termasuk campak, polio, dan kolera.

Baca Juga: Ini Negara yang Sudah Mengevakuasi Warganya dari Sudan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
UEA Bayar Tentara Bayaran...
UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
DBH Dipotong Pemerintah...
DBH Dipotong Pemerintah Pusat, Pemprov DKI Jakarta Hanya Revitalisasi 11 Sekolah Tahun Ini
Muslimah pun Perlu Berdakwah,...
Muslimah pun Perlu Berdakwah, Ini Peran Penting Wanita dalam Syiar Islam
Yamaha Kenalkan Motor...
Yamaha Kenalkan Motor Listrik Penantang Honda e-CUV
Berita Terkini
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved