Panglima Militer Sudan Tuduh RSF Gunakan Warga Sipil sebagai Perisai Manusia

Minggu, 23 April 2023 - 20:20 WIB
loading...
Panglima Militer Sudan...
Panglima Militer Sudan Tuduh RSF Gunakan Warga Sipil sebagai Perisai Manusia. FOTO/Xinhua
A A A
KHARTUM - Panglima militer Sudan , Abdel Fattah al-Burhan menuduh Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia. Hingga kini, pertempuran antara militer Sudan dengan RSF telah menelan korban tewas 400 jiwa.

“Pejuang RSF dikerahkan di lingkungan perumahan, dan mereka menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia,” kata Burhan kepada Al Arabiya, Sabtu (22/4/2023).

Baca juga: 400 Orang Tewas Seminggu Pertempuran Sudan Berkecamuk, 1 di Antaranya Warga AS

Burhan juga menuduh RSF menyerang misi diplomatik, mengabaikan hukum internasional dan “mengubah rumah sakit menjadi [situs] militer. “RSF menyerang toko, bank, dan institusi pemerintah,” tuding Burhan.

Ditanya tentang keberadaan pemimpin RSF Mohamed Hamdan Dagalo, yang dikenal sebagai Hemedti, Burhan mengatakan tidak ada yang tahu di mana dia berada. "Bahkan pasukannya tidak tahu di mana dia berada," ucap Burhan.

Burhan juga mengatakan bahwa bandara di Sudan berada di bawah kendali tentara kecuali bandara [ibukota] Khartoum dan Nyala, ibu kota negara bagian Darfur Selatan.

“(Bertempur) di dalam kota memperpanjang konfrontasi. Orang-orang bersenjata harus meninggalkan lingkungan perumahan untuk mengakhiri perang ini,” kata Burhan. Ia menambahkan, bahwa tidak ada yang dapat memperkirakan kapan dan bagaimana bentrokan akan berakhir.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Jejak Penampilan Terbaik...
Jejak Penampilan Terbaik Tim Afrika dalam Sejarah Piala Dunia
Trump Sesumbar AS Menang...
Trump Sesumbar AS Menang Besar di Iran
500 Lebih Pengungsi...
500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam
Rekomendasi
Don Ritto Bungkam saat...
Don Ritto Bungkam saat Dilimpahkan ke Kejagung, Ini Penampakannya
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
CKG 2026 Ungkap Penyakit...
CKG 2026 Ungkap Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi, Karies Gigi Jadi Masalah Terbanyak
Berita Terkini
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Infografis
Pertama Kalinya, Ukraina...
Pertama Kalinya, Ukraina Gunakan Bom JDAM-ER ke Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved