Ini Alasan Mesir Batal Kirim Senjata ke Rusia dan Malah Pasok Amunisi untuk Ukraina

Jum'at, 21 April 2023 - 23:00 WIB
loading...
A A A
Dalam kemenangan diplomatik yang nyata untuk pemerintahan Biden, sebuah dokumen baru yang bocor menyatakan bahwa Mesir mengesampingkan kesepakatan Moskow dan menyetujui penjualan peluru artileri 152mm dan 155mm ke Amerika Serikat untuk dipindahkan ke Ukraina.

Baca juga: AS: Tidak Ada Indikasi Mesir Menyediakan Persenjataan ke Rusia

Washington telah berusaha untuk mendapatkan pendukung baru — dan sangat membutuhkan amunisi — untuk perjuangan Kiev melawan pasukan Rusia. Mesir bermaksud menggunakan kapasitasnya untuk memproduksi senjata bagi Ukraina sebagai “pengungkit” untuk mendapatkan barang-barang militer AS yang canggih, kata dokumen itu.

Secara keseluruhan, dokumen-dokumen tersebut memberikan wawasan baru tentang diplomasi yang tenang namun berisiko tinggi dari pemerintahan Biden dengan negara-negara yang berusaha untuk tetap berada di pinggiran kebuntuan Washington yang semakin intensif dengan Moskow.

Mereka juga menunjukkan bagaimana persaingan kekuatan yang hebat telah memungkinkan Mesir untuk mencari keuntungan baru, karena hubungannya dengan Amerika Serikat menjadi kurang penting.

“Fakta persaingan semata menciptakan celah untuk kemenangan mudah dengan AS, dan Anda dapat membayangkan bahwa ini akan merugikan agenda demokrasi dan hak asasi manusia,” kata Michael Hanna, direktur program AS di International Crisis Group.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved