Bentrokan Bersenjata Berlanjut di Sudan, Ancam Kesepakatan Gencatan Senjata
Rabu, 19 April 2023 - 01:51 WIB
loading...
A
A
A
"Gencatan senjata akan dimulai pukul 18.00 dan tidak akan melampaui 24 jam yang disepakati," kata Jenderal Angkatan Darat Shams el-Din Kabbashi.
Itu terjadi menyusul seruan dari Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken ke masing-masing pihak setelah pertempuran sengit di Khartoum yang menyebabkan tembakan dilepaskan ke konvoi diplomatik AS.
Berbicara di Jepang, Blinken mengatakan dia telah menelepon pemimpin RSF Jenderal Mohamed Hamdan Dagalo, yang dikenal sebagai Hemedti, dan panglima militer Sudan Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, meminta gencatan senjata 24 jam untuk memungkinkan orang Sudan bersatu kembali dengan aman dengan keluarga dan memberi mereka bantuan.
Sebelumnya pada hari itu suara pesawat tempur dan ledakan menggema di seluruh Khartoum. Penduduk di kota tetangga Omdurman dan Bahri melaporkan serangan udara yang mengguncang bangunan dan tembakan antipesawat. Pertempuran juga berkecamuk di bagian barat negara itu, kata PBB.
Baca Juga: Kondisi di Sudan Genting, KBRI Khartoum Siaga 2
Dalam sebuah video yang diverifikasi oleh Reuters, pejuang RSF terlihat di dalam bagian markas tentara di Khartoum. Para pejuang tampaknya tidak menguasai lokasi yang luas itu, kata seorang wartawan Reuters di ibu kota.
Konflik antara pemimpin militer Sudan dan wakilnya pecah empat hari lalu, memicu apa yang digambarkan oleh PBB sebagai bencana kemanusiaan, termasuk hampir runtuhnya sistem kesehatan. Setidaknya 185 orang tewas dalam pertempuran di seluruh negeri.
Itu terjadi menyusul seruan dari Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken ke masing-masing pihak setelah pertempuran sengit di Khartoum yang menyebabkan tembakan dilepaskan ke konvoi diplomatik AS.
Berbicara di Jepang, Blinken mengatakan dia telah menelepon pemimpin RSF Jenderal Mohamed Hamdan Dagalo, yang dikenal sebagai Hemedti, dan panglima militer Sudan Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, meminta gencatan senjata 24 jam untuk memungkinkan orang Sudan bersatu kembali dengan aman dengan keluarga dan memberi mereka bantuan.
Sebelumnya pada hari itu suara pesawat tempur dan ledakan menggema di seluruh Khartoum. Penduduk di kota tetangga Omdurman dan Bahri melaporkan serangan udara yang mengguncang bangunan dan tembakan antipesawat. Pertempuran juga berkecamuk di bagian barat negara itu, kata PBB.
Baca Juga: Kondisi di Sudan Genting, KBRI Khartoum Siaga 2
Dalam sebuah video yang diverifikasi oleh Reuters, pejuang RSF terlihat di dalam bagian markas tentara di Khartoum. Para pejuang tampaknya tidak menguasai lokasi yang luas itu, kata seorang wartawan Reuters di ibu kota.
Konflik antara pemimpin militer Sudan dan wakilnya pecah empat hari lalu, memicu apa yang digambarkan oleh PBB sebagai bencana kemanusiaan, termasuk hampir runtuhnya sistem kesehatan. Setidaknya 185 orang tewas dalam pertempuran di seluruh negeri.
Lihat Juga :