Latar Belakang Perang Saudara di Sudan, Konflik Panjang Sejak 1800-an

Senin, 17 April 2023 - 15:21 WIB
loading...
Latar Belakang Perang...
Pejuang pemberontak mengangkat senapan mereka saat mereka berjalan di depan kebakaran di wilayah yang dikuasai pemberontak di Negara Bagian Upper Nile, Sudan Selatan 13 Februari 2014. Foto/REUTERS/Goran Tomasevic
A A A
KHARTOUM - Sudan terletak di timur laut Afrika. Negara ini resmi merdeka pada 1956. Sebelum merdeka, Sudan diserbu oleh raja muda Mesir di bawah Kekaisaran Ottoman, yaitu Muhammad Ali, pada 1820. Pada akhir abad 19, Sudan berada di bawah kekuasaan Inggris-Mesir.

Namun, setelah merdeka, Sudan sulit mendapat konstituen politik. Awalnya konflik muncul antara pemimpin utara yang berharap memaksakan persatuan bangsa melalui perluasan hukum dan budaya Islam ke seluruh negara bagian. Akan tetapi Sudan menentang kebijakan ini.

Dari 1955-1972 terjadi perang saudara. Sebagian besar perang terjadi di selatan, namun juga diselingi oleh insiden kekerasan di utara.

Perang saudara ini berakhir dengan Perjanjian Addis Abba pada 1972. Sayangnya, perjanjian tersebut hanya mengakhiri konflik untuk sementara. Pada 1983, perang antara Sudan dan Sudan Selatan berlanjut.

Baca juga: Pelanggan Ngamuk Tak Dapat Sayap Ayam, Tabrak Restoran dengan Truk Derek

Perlu diketahui, dua pertiga Sudan Utara sebagian besar adalah Muslim. Sementara Kristen atau agama pribumi populer di bagian selatan.

Hal tersebut menjadi latar belakang perang saudara yang terjadi antara Sudan dan Sudan Selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Berita Terkini
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved