Horor, Putra Raja Narkoba El Chapo Jadikan Manusia Hidup sebagai Makanan Harimau
Senin, 17 April 2023 - 12:48 WIB
loading...
A
A
A
Dakwaan hari Jumat diajukan di New York, Illinois, dan Washington, D.C.
Ovidio Guzman ditangkap di Ibu Kota Sinaloa, Culiacan. Seperti ayahnyaa, dia kemungkinan akan diekstradisi ke AS.
Ovidio Guzman, yang dijuluki "Tikus", bukanlah salah satu putra El Chapo yang terkenal. Dia menjadi tenar ketika operasi untuk menangkapnya dibatalkan tiga tahun lalu.
Pada 2019, Ovidio Guzman ditangkap pasukan Meksiko, namun dibebaskan kembali setelah kartel Sinaloa mengamuk dengan menembaki kota.
Ovidio Guzman Lopez dan saudara laki-lakinya yang lain, Joaquin Guzman Lopez, diduga membantu mengalihkan fokus bisnis kartel Sinaloa ke metamfetamin, menghasilkan jumlah yang luar biasa di laboratorium besar.
Mereka sebelumnya didakwa pada 2018 di Washington atas tuduhan penyelundupan narkoba.
Dua putra El Chapo lainnya, Jesus Alfredo Guzman Salazar dan Ivan Archivaldo Guzman Salazar, diyakini menjalankan operasi kartel bersama Ismael "El Mayo" Zambada.
Mereka sebelumnya juga didakwa di AS, yakni di Chicago dan San Diego.
Zambada dikabarkan berada dalam kondisi kesehatan yang buruk dan terisolasi di pegunungan, membuat putra-putranya mencoba untuk menegaskan peran yang lebih kuat untuk menjaga kartel narkoba mereka tetap jalan.
DEA mengatakan pihaknya menyelidiki kasus tersebut di 10 negara: Australia, Austria, China, Kolombia, Kosta Rika, Yunani, Guatemala, Meksiko, Panama, dan Amerika Serikat.
"Kematian dan kehancuran adalah inti dari seluruh operasi mereka," kata Milgram tentang kartel tersebut, seperti dikutip The Mirror, Senin (17/4/2023).
"Dakwaan hari ini menyerang [Los] Chapitos dan jaringan global yang mereka operasikan, jaringan yang memicu kekerasan dan kematian di kedua sisi perbatasan."
Ovidio Guzman ditangkap di Ibu Kota Sinaloa, Culiacan. Seperti ayahnyaa, dia kemungkinan akan diekstradisi ke AS.
Ovidio Guzman, yang dijuluki "Tikus", bukanlah salah satu putra El Chapo yang terkenal. Dia menjadi tenar ketika operasi untuk menangkapnya dibatalkan tiga tahun lalu.
Pada 2019, Ovidio Guzman ditangkap pasukan Meksiko, namun dibebaskan kembali setelah kartel Sinaloa mengamuk dengan menembaki kota.
Ovidio Guzman Lopez dan saudara laki-lakinya yang lain, Joaquin Guzman Lopez, diduga membantu mengalihkan fokus bisnis kartel Sinaloa ke metamfetamin, menghasilkan jumlah yang luar biasa di laboratorium besar.
Mereka sebelumnya didakwa pada 2018 di Washington atas tuduhan penyelundupan narkoba.
Dua putra El Chapo lainnya, Jesus Alfredo Guzman Salazar dan Ivan Archivaldo Guzman Salazar, diyakini menjalankan operasi kartel bersama Ismael "El Mayo" Zambada.
Mereka sebelumnya juga didakwa di AS, yakni di Chicago dan San Diego.
Zambada dikabarkan berada dalam kondisi kesehatan yang buruk dan terisolasi di pegunungan, membuat putra-putranya mencoba untuk menegaskan peran yang lebih kuat untuk menjaga kartel narkoba mereka tetap jalan.
DEA mengatakan pihaknya menyelidiki kasus tersebut di 10 negara: Australia, Austria, China, Kolombia, Kosta Rika, Yunani, Guatemala, Meksiko, Panama, dan Amerika Serikat.
"Kematian dan kehancuran adalah inti dari seluruh operasi mereka," kata Milgram tentang kartel tersebut, seperti dikutip The Mirror, Senin (17/4/2023).
"Dakwaan hari ini menyerang [Los] Chapitos dan jaringan global yang mereka operasikan, jaringan yang memicu kekerasan dan kematian di kedua sisi perbatasan."
(mas)
Lihat Juga :