Upaya Kudeta Pecah di Sudan, RSF Klaim Kuasai Istana Presiden
Sabtu, 15 April 2023 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
Bentrokan juga terjadi di markas besar televisi pemerintah Sudan.
Mesir, salah satu negara Arab paling berpengaruh, menyatakan keprihatinan serius atas bentrokan itu dan meminta semua pihak untuk menahan diri.
Duta Besar Amerika Serikat untuk Sudan, John Godfrey, mengatakan eskalasi ketegangan untuk pertempuran langsung sangat berbahaya dan mendesak kepemimpinan senior untuk menghentikan bentrokan.
Godfrey mengatakan dia dan staf kedutaan berlindung di tempat.
Militer mengatakan RSF telah mencoba menyerang pasukannya di beberapa posisi setelah saksi melaporkan tembakan senjata berat di beberapa bagian negara itu, menimbulkan kekhawatiran akan konflik besar-besaran.
RSF, yang menurut para analis berkekuatan 100.000 orang, mengatakan pasukannya diserang terlebih dahulu oleh militer.
Sebelumnya, RSF, yang dipimpin oleh mantan pemimpin milisi Jenderal Mohamed Hamdan Dagalo, lebih dikenal sebagai Hemedti, mengatakan militer telah mengepung salah satu pangkalannya dan melepaskan tembakan dengan senjata berat.
RSF pimpinan Hemedti dibentuk dari milisi yang dituduh melakukan kejahatan perang dalam konflik Darfur. Pada Juni 2019, pasukan keamanan yang dipimpin oleh RSF menggerebek kamp pro-demokrasi Khartoum dan hampir 130 orang tewas, menurut penghitungan para dokter aktivis.
Mesir, salah satu negara Arab paling berpengaruh, menyatakan keprihatinan serius atas bentrokan itu dan meminta semua pihak untuk menahan diri.
Duta Besar Amerika Serikat untuk Sudan, John Godfrey, mengatakan eskalasi ketegangan untuk pertempuran langsung sangat berbahaya dan mendesak kepemimpinan senior untuk menghentikan bentrokan.
Godfrey mengatakan dia dan staf kedutaan berlindung di tempat.
Militer mengatakan RSF telah mencoba menyerang pasukannya di beberapa posisi setelah saksi melaporkan tembakan senjata berat di beberapa bagian negara itu, menimbulkan kekhawatiran akan konflik besar-besaran.
RSF, yang menurut para analis berkekuatan 100.000 orang, mengatakan pasukannya diserang terlebih dahulu oleh militer.
Sebelumnya, RSF, yang dipimpin oleh mantan pemimpin milisi Jenderal Mohamed Hamdan Dagalo, lebih dikenal sebagai Hemedti, mengatakan militer telah mengepung salah satu pangkalannya dan melepaskan tembakan dengan senjata berat.
RSF pimpinan Hemedti dibentuk dari milisi yang dituduh melakukan kejahatan perang dalam konflik Darfur. Pada Juni 2019, pasukan keamanan yang dipimpin oleh RSF menggerebek kamp pro-demokrasi Khartoum dan hampir 130 orang tewas, menurut penghitungan para dokter aktivis.
Lihat Juga :