Trump Yakin Rusia Tidak Meledakkan Pipa Nord Stream
Rabu, 12 April 2023 - 20:15 WIB
loading...
A
A
A
Pada tanggal 27 September, Nord Stream AG melaporkan kehancuran yang belum pernah terjadi sebelumnya di tiga utas pipa Nord Stream yang terjadi sehari sebelumnya. Seismolog Swedia mencatat dua ledakan pada 26 September di sepanjang jalur pipa. Jaksa Rusia mulai menyelidiki insiden itu sebagai serangan teroris internasional.
Baca juga: Sekutu Putin Suarakan Dukungan untuk Trump: Teruslah Berjuang
Pada 8 Februari, jurnalis investigasi AS Seymour Hersh menerbitkan sebuah artikel, yang mengatakan, mengutip sumber, bahwa penyelam Angkatan Laut AS telah menanam alat peledak di bawah pipa gas Nord Stream 1 dan 2 di bawah kedok latihan BALTOPS pada Juni 2022, dan orang Norwegia diaktifkan bom tiga bulan kemudian.
Menurut wartawan tersebut, keputusan untuk melakukan operasi tersebut dibuat oleh Presiden AS Joe Biden secara pribadi, setelah sembilan bulan berdiskusi dengan spesialis keamanan Gedung Putih.
Baca juga: Sekutu Putin Suarakan Dukungan untuk Trump: Teruslah Berjuang
Pada 8 Februari, jurnalis investigasi AS Seymour Hersh menerbitkan sebuah artikel, yang mengatakan, mengutip sumber, bahwa penyelam Angkatan Laut AS telah menanam alat peledak di bawah pipa gas Nord Stream 1 dan 2 di bawah kedok latihan BALTOPS pada Juni 2022, dan orang Norwegia diaktifkan bom tiga bulan kemudian.
Menurut wartawan tersebut, keputusan untuk melakukan operasi tersebut dibuat oleh Presiden AS Joe Biden secara pribadi, setelah sembilan bulan berdiskusi dengan spesialis keamanan Gedung Putih.
(esn)
Lihat Juga :