AS Dukung Taiwan Ikut Partisipasi di WHO
Selasa, 28 April 2020 - 22:07 WIB
loading...
A
A
A
Azar juga tweet tentang pertemuan itu, mengatakan: "Pagi ini saya berbicara dengan Menteri Chen dari Taiwan tentang wabah COVID-19. Saya berterima kasih kepadanya atas upaya Taiwan untuk berbagi praktik dan sumber daya terbaik mereka dengan AS. Sekarang, lebih dari sebelumnya, kemitraan kesehatan global sangat penting dan saya menghargai kontribusi Taiwan."
Ini adalah pembicaraan pertama antara pejabat kementerian dari AS dan Taiwan sejak wabah virus Corona pertama kali dilaporkan di daratan China pada akhir Desember lalu.
Bukan anggota WHO, Taiwan telah berusaha untuk bergabung dengan badan itu dalam beberapa dekade terakhir. Namun hal itu dicegah oleh China yang menegaskan bahwa Taiwan bukanlah sebuah negara, syarat untuk menjadi anggota WHO.
Beijing selama ini menganggap Taiwan adalah provinsi "bandel" yang harus disatukan dengan daratan China, jika perlu dengan paksa.
Taiwan sendiri telah memenangkan pengakuan global atas keberhasilannya dalam menangani virus Corona melalui respons cepat dan transparansi. Tidak ada transmisi lokal baru dalam 15 hari terakhir, dan pada hari Selasa telah mencatat 429 kasus yang dikonfirmasi selama pandemi, dengan enam kematian dan 307 sembuh.
Ini adalah pembicaraan pertama antara pejabat kementerian dari AS dan Taiwan sejak wabah virus Corona pertama kali dilaporkan di daratan China pada akhir Desember lalu.
Bukan anggota WHO, Taiwan telah berusaha untuk bergabung dengan badan itu dalam beberapa dekade terakhir. Namun hal itu dicegah oleh China yang menegaskan bahwa Taiwan bukanlah sebuah negara, syarat untuk menjadi anggota WHO.
Beijing selama ini menganggap Taiwan adalah provinsi "bandel" yang harus disatukan dengan daratan China, jika perlu dengan paksa.
Taiwan sendiri telah memenangkan pengakuan global atas keberhasilannya dalam menangani virus Corona melalui respons cepat dan transparansi. Tidak ada transmisi lokal baru dalam 15 hari terakhir, dan pada hari Selasa telah mencatat 429 kasus yang dikonfirmasi selama pandemi, dengan enam kematian dan 307 sembuh.
(ber)
Lihat Juga :