Apa Itu Neo Nazi, Ancaman Baru Amerika Serikat Selain Rusia dan China

Senin, 10 April 2023 - 15:06 WIB
loading...
A A A
Selain militer, mereka juga merekrut anggota baru dengan sasaran para kelompok mafia dan geng AS seperti Patriot Front, Atomwaffen, Oath Keepers, dan gerakan Boogaloo.

Para geng tersebut sudah diberikan latihan militer layaknya militer aktif sebelum diterjunkan untuk melakukan penyerangan dan meruntuhkan infrastruktur publik, dengan tujuan untuk menjadi lebih militeristik dan profesional.

Dengan penampilannya itu, mereka juga kerap mengganggu militer dan politik pemerintah AS. Oleh karenanya, keberadaan mereka juga menjadi ancaman terhadap sistem kelangsungan demokrasi.

Hal itu juga disampaikan oleh Belfer Center dari Harvard School yang menganggap bahwa para angkatan bersenjata non-partisipan dari kelompok Neo Nazi akan mengganggu kelangsungan demokrasi dan memicu perpecahan di AS.

“Rumah yang terpecah belah tidak dapat bertahan. Jika masyarakat Amerika menjadi begitu terpolarisasi, sejumlah besar warga bersiap untuk saling berperang. Eksperimen Amerika Serikat dalam pemerintahan sendiri pada akhirnya bisa gagal,” katanya, seperti dilansir NZ Herald pada Minggu, (9/4/2023).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
China Geram Dituduh...
China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump
Rekomendasi
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved