Irak Tuntut Turki Minta Maaf atas Serangan di Bandara Sulaimaniyah
Minggu, 09 April 2023 - 21:20 WIB
loading...
Irak Tuntut Turki Minta Maaf atas Serangan di Bandara Sulaimaniyah. FOTO/Reuters
A
A
A
BAGHDAD - Pemerintah Irak telah meminta Turki untuk meminta maaf atas serangan terhadap bandara di wilayah Kurdi utara negara itu. Sementara seorang pejabat Amerika Serikat (AS) mengkonfirmasi telah terjadi serangan terhadap konvoi dengan personel militer AS di daerah itu tetapi mengatakan tidak ada korban jiwa.
Tuntutan Irak pada Sabtu (8/4/2023) datang ketika seorang pejabat Kementerian Pertahanan Turki mengatakan kepada kantor berita Reuters, bahwa tidak ada operasi Angkatan Bersenjata Turki yang terjadi di wilayah itu dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga: Pejabat Militer Sebut 500 Personel ISIS Masih Aktif di Irak
Kepresidenan Irak mengatakan, serangan pada hari Jumat terjadi di sekitar bandara Sulaimaniyah di wilayah semi-otonom Kurdi, mengecamnya sebagai "agresi mencolok" terhadap kedaulatannya.
Dikatakan Ankara tidak memiliki pembenaran hukum untuk terus "mengintimidasi warga sipil dengan dalih bahwa pasukan yang memusuhinya hadir di tanah Irak". “Dalam hal ini, kami meminta pemerintah Turki untuk bertanggung jawab dan menyampaikan permintaan maaf resmi,” katanya.
Tuntutan Irak pada Sabtu (8/4/2023) datang ketika seorang pejabat Kementerian Pertahanan Turki mengatakan kepada kantor berita Reuters, bahwa tidak ada operasi Angkatan Bersenjata Turki yang terjadi di wilayah itu dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga: Pejabat Militer Sebut 500 Personel ISIS Masih Aktif di Irak
Kepresidenan Irak mengatakan, serangan pada hari Jumat terjadi di sekitar bandara Sulaimaniyah di wilayah semi-otonom Kurdi, mengecamnya sebagai "agresi mencolok" terhadap kedaulatannya.
Dikatakan Ankara tidak memiliki pembenaran hukum untuk terus "mengintimidasi warga sipil dengan dalih bahwa pasukan yang memusuhinya hadir di tanah Irak". “Dalam hal ini, kami meminta pemerintah Turki untuk bertanggung jawab dan menyampaikan permintaan maaf resmi,” katanya.
Lihat Juga :