Pejabat Militer Sebut 500 Personel ISIS Masih Aktif di Irak

Selasa, 14 Maret 2023 - 03:30 WIB
loading...
Pejabat Militer Sebut...
Pejabat Militer Sebut 500 Personel ISIS Masih Aktif di Irak. FOTO/Reuters
A A A
BAGHDAD - Kelompok Daesh ( ISIS ) masih memiliki hingga 500 pejuang aktif di Irak . Hal itu diungkapkan seorang pejabat militer senior Irak, Minggu (12/3/2023).

Jenderal Qais Al-Mohamadawi, Wakil Komandan Unit Operasi Irak yang bekerja dengan koalisi anti-militan internasional, mengatakan, bahwa ratusan pejuang Daesh tetap aktif di Irak.

Baca juga: ISIS Klaim Berada di Balik Tewasnya 70 Tentara di Burkina Faso

“Menurut informasi dari badan intelijen, jumlah total anggota Daesh tidak melebihi 400 hingga 500 pejuang, di tiga atau empat provinsi,” katanya dalam konferensi pers, seperti dikutip dari AFP.

“Kelompok tersebut telah kehilangan kemampuannya untuk menarik anggota baru,” tambahnya. Ia menunjuk pada operasi militer 26 Februari yang telah menewaskan 22 anggota Daesh dan menghancurkan sebuah “kamp pelatihan” di provinsi Al-Anbar.

Jumlah itu lebih kecil dari perkiraan PBB. Sebelumnya, PBB memperkirakan dalam sebuah laporan yang diterbitkan bulan lalu, bahwa Daesh masih memiliki 5.000 hingga 7.000 anggota dan pendukung di seluruh Irak dan negara tetangga Suriah.

“Di Irak, sel-sel Daesh beroperasi di daerah pegunungan pedesaan, memanfaatkan perbatasan Irak-Suriah yang keropos dan mempertahankan kemampuan manuver untuk menghindari serangan, sambil mencoba untuk membangun kembali dan memulihkan,” kata laporan PBB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Berita Terkini
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved