Medvedev: Ukraina Tidak Dibutuhkan Siapa Pun

Minggu, 09 April 2023 - 18:50 WIB
loading...
Medvedev: Ukraina Tidak...
Medvedev: Ukraina Tidak Dibutuhkan Siapa Pun. FOTO/Reuters
A A A
MOSKOW - Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev percaya bahwa tidak ada seorang pun di dunia yang membutuhkan Ukraina . Oleh karena itu, Ukraina tidak akan ada lagi, kata Medvedev dalam postingannya di media sosial, Sabtu (8/4/2023).

Posting berjudul "Mengapa Ukraina akan lenyap? Karena tidak ada yang membutuhkannya," dibagi menjadi enam bagian, di mana Medvedev menjelaskan mengapa negara Ukraina tidak diperlukan untuk Eropa, AS, Afrika, Amerika Latin, Asia, Rusia, dan, akhirnya, orang Ukraina sendiri.

Baca juga: Rusia-Ukraina Perang, NATO Bersiap Unjuk Kekuatan Terbesar Libatkan 200 Pesawat

Berbicara tentang Eropa, Medvedev berpendapat bahwa upaya untuk menempatkan "parasit penghisap darah muda Ukraina di leher rematik Uni Eropa yang jompo" akan menjadi kejatuhan terakhir dari kerajaan sebelumnya. Tetapi sekarang menjadi miskin, karena degenerasi Eropa.

“Sementara itu, bahkan orang Polandia tidak memperlakukan Ukraina sebagai negara normal dan melontarkan gagasan Anschluss di wilayah Barat dari waktu ke waktu," ujar Medvedev menggarisbawahi.

Sementara itu, orang Amerika cepat atau lambat akan membawa pendirian politiknya untuk menjawab, mengapa ia sibuk dengan "negara yang tidak mereka kenal, Medvedev berpendapat.

"Orang Amerika biasa sama sekali tidak tahu, apa 'Ukraina' itu dan di mana 'itu' berada. Sebagian besar dari mereka bahkan tidak dapat segera menunjukkan 'negara bagian' ini di peta," kata Medvedev.

Baca juga: Eks Presiden Rusia: Ukraina Akan Menghilang

Adapun bagian lain dunia, Medvedev percaya bahwa "ratusan miliar yang dihabiskan AS untuk pertempuran sia-sia di suatu tempat di Ukraina, akan cukup untuk mendanai banyak program, yang ditujukan untuk pembangunan sosial negara-negara Amerika Latin dan Afrika.

Ukraina juga tidak dibutuhkan di Asia, karena negara-negara Asia melihatnya dari contoh Rusia bagaimana warna teknologi [revolusi] diasah untuk mengalahkan negara-negara pesaing terbesar," jelasnya.

Selain itu, lanjut Medvedev, negara-negara raksasa Asia memiliki cukup banyak masalah dalam membangun kembali ekonomi setelah pandemi, oleh karena itu mereka menolak untuk mendukung Ukraina secara membabi buta dan mengisolasi Rusia.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Dokumen Rahasia AS Ungkap...
Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO
Rekomendasi
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Berita Terkini
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved