WHO Ungkap Data Kemandulan di Dunia yang Sangat Mengejutkan
Kamis, 06 April 2023 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
“Laporan tersebut mengungkapkan kebenaran penting: infertilitas tidak membeda-bedakan,” papar Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Dia menjelaskan, “Proporsi orang yang terkena dampak menunjukkan perlunya memperluas akses ke perawatan kesuburan dan memastikan masalah ini tidak lagi dikesampingkan dalam penelitian dan kebijakan kesehatan.”
Dr Pascale Allotey, direktur Departemen Penelitian dan Kesehatan Seksual dan Reproduksi di WHO, menggambarkan temuan itu sebagai “mengejutkan.”
Infertilitas didefinisikan WHO sebagai ketidakmampuan mengandung anak setelah satu tahun berhubungan seks tanpa kondom secara teratur.
Studi tersebut tidak mencantumkan faktor umum apa pun di balik angka satu dari enam. Namun, baik untuk wanita maupun pria, merokok, konsumsi alkohol, dan obesitas semuanya dikaitkan dengan penurunan kesuburan.
Usia juga berperan, dengan wanita menjadi kurang subur sejak pertengahan 30-an dan seterusnya, dan kesuburan pria turun dari sekitar 40 tahun.
Dia menjelaskan, “Proporsi orang yang terkena dampak menunjukkan perlunya memperluas akses ke perawatan kesuburan dan memastikan masalah ini tidak lagi dikesampingkan dalam penelitian dan kebijakan kesehatan.”
Dr Pascale Allotey, direktur Departemen Penelitian dan Kesehatan Seksual dan Reproduksi di WHO, menggambarkan temuan itu sebagai “mengejutkan.”
Infertilitas didefinisikan WHO sebagai ketidakmampuan mengandung anak setelah satu tahun berhubungan seks tanpa kondom secara teratur.
Studi tersebut tidak mencantumkan faktor umum apa pun di balik angka satu dari enam. Namun, baik untuk wanita maupun pria, merokok, konsumsi alkohol, dan obesitas semuanya dikaitkan dengan penurunan kesuburan.
Usia juga berperan, dengan wanita menjadi kurang subur sejak pertengahan 30-an dan seterusnya, dan kesuburan pria turun dari sekitar 40 tahun.
Lihat Juga :